The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Mengenal Dancing Pallbearers, Tarian Pembawa Jenazah yang Sering Jadi Meme
Tarian Dancing Pallbearers. (Instagram/@ebonyfuneralng)
Travel

Mengenal Dancing Pallbearers, Tarian Pembawa Jenazah yang Sering Jadi Meme

Minggu, 05 April 2020 14:41 WIB 05 April 2020, 14:41 WIB

INDOZONE.ID - Belakangan ini, media sosial dihebohkan dengan video sejumlah pria yang menggotong peti mati sembari menari, yang diberi nama Coffin Dance dan Dancing Pallbearers.

Video ini sendiri sering dijadikan meme oleh netizen. Biasanya netizen akan menggabungkan sejumlah video dengan cuplikan Dancing Pallbearers.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Negros del Apocalipsis (@negros.del.apocalipsis) on

Misalnya, rekaman seorang pria jatuh dari bangunan, ditabrak motor atau tertimpa lemari. Video tersebut selanjutnya disambungkan dengan cuplikan video Dancing Pallbearers.

Dilansir dari Xdigitalnews pada Selasa (31/3/2020) ini, Dancing Pallbearers sendiri terjadi di Ghana. Di daerah tersebut, para pria yang menggotong peti mati akan mengenakan baju serba hitam, yang kadang dilengkapi dengan kaca mata berwarna hitam.

Para pria Dancing Pallbearers ini adalah penari terkenal dan disewa oleh orang-orang, untuk mengenang orang-orang yang telah meninggal dunia.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Ebony Funeral Home (@ebonyfuneralng) on

Video ini sendiri direkam saat pemakaman ibu dari  Elizabeth Annan. Dancing Pallbearers dimaksudkan oleh Elizabeth, agar ibunya bisa pergi dengan tenang lewat tarian.

Siapa sangka, sejak saat itu banyak orang yang membuat cuplikan Dancing Pallbearers ini sebagai meme. Tarian pengantar jenazah ini juga menciptakan lapangan kerja baru bagi orang-orang di Ghana.

Para penari ini berada di bawah naungan perusahaan bernama Benjamin. Hingga saat ini, Benjamin telah memperkerjakan lebih dari 100 orang sebagai penari penggotong peti mati jenazah.

Tradisi pemakaman jenazah dengan cara menari di Ghana ini sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu. Bulan Januari 2015, menjadi momen pertama kali tradisi ini dilakukan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Putri
Kana

Kana

Editor
Putri

Putri

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US