The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

3 Pihak Tandatangani Kesepakatan Pembangunan Bandara Binuang di Kalimantan Utara
Salah satu Bandara Perintis di Desa Long Layu, Kecamatan Krayan Selatan akan dikembangkan bersama bandara lainnya di Kalimantan Utara. (ANTARA/Ho-Prov Kaltara)
Travel

3 Pihak Tandatangani Kesepakatan Pembangunan Bandara Binuang di Kalimantan Utara

Kamis, 04 Maret 2021 14:36 WIB 04 Maret 2021, 14:36 WIB

INDOZONE.ID - Nota kesepakatan terkait pengembangan dan pembangunan Bandara Perintis Binuang di Kecamatan Krayan Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, telah ditandatangani oleh 3 pihak.

Adapun ketiga pihak tersebut meliputi Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan Pemerintah Kabupaten (Kabupaten) Nunukan.

Penandatanganan nota kesepakatan dilakukan oleh Dirjen Perhubungan Kemenhub RI diwakili Novie Riyanto R selaku pihak pertama. 

Gubernur Kaltara Drs Zainal A Paliwang, SH, M.Hum selaku pihak kedua dan Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid selaku pihak ketiga dengan nomor: HK.201/1/2/DRJU.KUM-2021, nomor: 553.2/126/III/2021 dan nomor: 197/4/III/2021 tertanggal 3 Maret 2021.

Mengenai nilai anggarannya, belum dicantumkan dalam nota kesepakatan tersebut.

Namun, disetujui Bandara Binuang yang merupakan salah satu bandara perintis di wilayah Krayan akan dikembangkan atau dibangun mulai 2021 hingga 2023.

"Jadi, itu baru semacam acuan untuk pengusulan anggaran pada APBN bahwa Bandara Binuang segera mendapatkan anggaran untuk pengembangannya," ujar Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pehubungan Kabupaten Nunukan, Edy, dikutip dari Antara, Kamis (4/3/2021).

Selama ini, Bandara Binuang di Kecamatan Krayan hanya terdiri atas landasan pacu (runway) yang masih berupa rumput dan belum memiliki aspek keamanan karena belum memiliki pagar dan lain-lainnya.

Edy juga mengaku pesawat yang mendarat di bandara ini cuma berkapasitas 7 orang dengan penerbangan Nunukan-Binuang-Malinau-Binuang.

Lalu, penerbangan penumpang dari Bandara Nunukan menuju Binuang hanya sekali dalam sepekan begitu pula dengan angkutan barang kebutuhan pokok.

Dalam nota kesepakatan tersebut tercatat bahwa Pemerintah berupaya meningkatkan kapasitas Bandara Binuang dengan layanan penerbangan pesawat minimal jenis Grand Caravan.

Artikel Menarik Lainnya

Laila Rahmi Batubara
JOIN US
JOIN US