The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Geosite Bokimaruru Jadi Prioritas Pengembangan Geopark di Halmahera Tengah
Geosite Bokimaruru. (Dok. Pemda Halmahera Tengah)
Travel

Geosite Bokimaruru Jadi Prioritas Pengembangan Geopark di Halmahera Tengah

Sudah ditetapkan.

Kamis, 15 Juli 2021 06:33 WIB 15 Juli 2021, 06:33 WIB

INDOZONE.ID - Geosite Bokimaruru dan sekitarnya ditetapkan sebagai Prioritas Pengembangan Geopark Halmahera Tengah. Hal ini sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 35 Tahun 2021 tentang Pengembangan Geopark Halmahera Tengah dan Keputusan Bupati Nomor 556/KEP/382/2021 tentang Penetapan Geostie Boki Maruru dan sekitarnya sebagai Prioritas Pengembangan geopark Halmahera Tengah.

Geosite Bokimaruru dan sekitarnya terdiri dari Kawasan Goa Bokimaruru, Sungai Sageyen, Kawasan Bukit Kawinet, dan Kawasan Talaga Legaelol.

Bupati Halmahera Tengah, Edi Langkara menegaskan bahwa Perbup dan Keputusan Bupati ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengembangkan geopark di Halmahera Tengah.

Menurutnya, geopark merupakan sebuah konsep pembangunan yang sangat baik karena mengedepankan aspek konservasi terhadap geodiversity dan culturdiversity yang memberikan dampak positif bagi masyarakat terutama dari aspek pendidikan dan ekonomi lokal.

"Kami serius mengembangkan geopark di Halmahera Tengah. Dan kami minta semua stakeholder di daerah termasuk pelaku usaha yang beraktivitas di Halmahera Tengah untuk mendukung itu karena ini adalah amanat Peraturan Presiden tentang Pengembangan Taman Bumi," kata pria yang akrab disapa Elang itu dalam keterangan resminya, Kamis (15/7/2021).

Geosite Boki Maruru Jadi Prioritas Pengembangan Geopark di Halmahera Tengah
Geosite Bokimaruru. (Dok. Pemda Halmahera Tengah)

Geosite yang ada di Halmahera Tengah meliputi Geosite Nusliko, Geosite Gugusan Pulau Kuleyevo, Geosite Sidanga, Geosite Kobe, Geosite  Tabalik, Geosite Kawinet, Geosite Telaga Yonello, Geosite Karst Bokimaruru, Geosite Goa Bokimaruru, Geosite Pulau Mor, Geosite Tanjung Ngolopopo, Geosite Pulau Sayafi, Geosite Pulau Lewo, Geosite Batu Dua Tepeleo, Geosite Peniti, Geosite Kacepi, Geosite Umera, Geosite Pulau Fao, Geosite Pulau Uta, Geosite Pulau Sain, dan Geosite Pulau Piyai.

BACA JUGA: Pertama Kali dalam Sejarah, Gajah Kebun Binatang akan Dilepasliarkan di Kenya

Selain itu, Penetapan Kawasan Teluk Weda sebagai kawasan Industri Strategis Nasional diharapkan diimbangi dengan upaya perlindungan dan pelestarian lingkungan di sekitar kawasan industri.

Ia melanjutkan, peraturan yang telah dikeluarkan terkait geopark akan menjadi rujukan bagi semua pihak termasuk pelaku industri dan investasi dalam upaya perlindungan sejumlah geoheritage yang berpotensi mengalami degradasi akibat perubahan struktur alam.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Utami Evi Riyani
JOIN US
JOIN US