The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Meski Berstatus Dilindungi, Komodo Masuk pada Daftar Terancam Punah!
Komodo. (photo/Ilustrasi/Pexels/Dimitri Dim)
Travel

Meski Berstatus Dilindungi, Komodo Masuk pada Daftar Terancam Punah!

Senin, 06 September 2021 11:21 WIB 06 September 2021, 11:21 WIB

INDOZONE.ID - Komodo dikenal sebagai hewan langka yang hanya ada di Indonesia. Hanya walau statusnya dilindungi, reptil raksasa itu masuk ke daftar merah terancam punah. Ini diungkapkan oleh International Union for Conservation of Nature atau biasa disebut sebagai IUCN dalam acara forum internasional yang digelar di Jenewa, Swiss beberapa waktu lalu. Melihat hal itu, Andrew Terry selaku Direktur Konservasi dalam Zoological Society of London memberikan komentarnya. 

"Gagasan bahwa hewan prasejarah ini telah bergerak satu langkah lebih dekat ke kepunahan sebagian karena perubahan iklim sangat menakutkan," ungkapnya, melansir REUTERS. 

Pada catatannya, naiknya permukaan laut diperkirakan menyusutkan habitat kecil komodo setidaknya 30% dalam 45 tahun ke depan. IUCN juga mengatakan bahwa sekitar 28% dari 138.000 spesies saat ini masuk dalam kategori terancam punah termasuk dengan komodo. Ini tidak lepas dari aktivitas destruktif manusia. Hilangnya habitat karena eksploitasi berlebihan dan perdagangan ilegal, jadi penyebab merosotnya populasi satwa liar. Perubahan iklim juga dinilai adalah ancaman yang nyata. 

Di Indonesia sendiri, komodo adalah hewan endemik yang hanya bisa dijumpai di Taman Nasional Komoda, Labuan Baju, NTT. Adapun pembangunan infrastruktur terkait pariwisata juga tengah digenjot di sana. Seperti yang diungkapkan oleh Menparekraf Sandiaga Uno, dia tetap mengutamakan keberlanjutan lingkungan dalam pembangunan infrastruktur pariwisata di sana. 

"Dalam penerapannya, pariwisata berkelanjutan memiliki prinsip untuk memberdayakan masyarakat melalui kebudayaan dan kearifan lokal yang ada. Sejalan dengan itu melestarikan alam dan meningkatkan kesejahteraan, serta ditambah aspek pengelolaan secara profesional. Tidak semata-mata memperhitungkan dampak ekonomi, tapi juga dampak yang akan terjadi terhadap lingkungan dan sosial budaya masyarakatnya," ungkapnya. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US