The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Disiplin! Taman Nasional di Thailand Ini Kembalikan Sampah yang Tertinggal pada Pemiliknya
Ilustrasi Taman Nasional Khao Yai, Thailand. (pinterest.com)
Travel

Disiplin! Taman Nasional di Thailand Ini Kembalikan Sampah yang Tertinggal pada Pemiliknya

Minggu, 27 September 2020 12:01 WIB 27 September 2020, 12:01 WIB

INDOZONE.ID - Sebagaimana diketahui perilaku membuang sampah sembarangan tidak terpuji.

Meski terlihat sepele, kebiasaan membuang sampah pada tempatnya masih sulit diterapkan di berbagai daerah.

Seperti yang terjadi di Thailand ini.

Sejumlah orang yang berkemah di Taman Nasional Khao Yai di Thailand sudah diingatkan untuk membuang sampah ke tempatnya selama di sana.

Taman Nasional Khao Yai merupakan situs Warisan Dunia UNESCO, yang terletak sekitar 100 mil timur laut Bangkok. 

Namun peringatan tersebut diabaikan orang-orang yang berkemah dan malah meninggalkan sampah di sana.

Alhasil, pejabat pemerintah setempat bersama petugas taman mengemas sampah yang tertinggal dan mengirimkannya kembali kepada orang-orang tidak bertanggung jawab itu.

Sampah yang terdiri atas botol minuman plastik dan kantong keripik, dikirim kembali ke pekemah dengan catatan: "Kamu lupa beberapa barang bawaan di Taman Nasional Khao Yai."

Langkah tersebut dipelopori oleh Menteri Sumber Daya Alam dan Lingkungan Thailand, Varawut Silpa-archa.

Sebelumnya Varawut sudah mengingatkan orang-orang dalam sebuah posting Facebook pada 14 September untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Dia menambahkan bahwa jika tidak bisa membuangnya, dia akan mengambil sampah itu, memasukkannya ke dalam kotak, dan mengembalikannya ke rumah mereka sebagai suvenir.

“Sampah yang ditinggalkan turis di taman kini dikemas ke dalam kotak. Sudah siap untuk dikembalikan ke pemilik sampah. Petugas taman telah mengakui ke petugas polisi. Sekali lagi, membuang sampah di taman adalah kejahatan," tegasnya.

Selain itu dibuat juga peraturan berupa hukuman hingga 5 tahun penjara, denda hingga 500.000 Baht Thailand (sekitar $ 16.000 dolar AS), atau keduanya bagi pelaku tindakan merusak sumber daya alam dan lingkungan.

Menurut The New York Times, petugas taman melacak pemilik sampah melalui formulir sewa peralatan berkemah dan botol resep yang tertinggal. 
 

Artikel Menarik Lainnya

TAG
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US