The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Duh! Pesawat Ruang Angkasa Milik Uni Soviet Ini Malah Dicoret Grafiti Vandalisme!
Pesawat ruang angkasa Uni Soviet. (photo/Dok. CNN)
Travel

Duh! Pesawat Ruang Angkasa Milik Uni Soviet Ini Malah Dicoret Grafiti Vandalisme!

Jumat, 11 Juni 2021 13:42 WIB 11 Juni 2021, 13:42 WIB

INDOZONE.ID - Selama bertahun-tahun pesawat ulang alik Rusia terbengkalai. Armada itu parkir di hanggar bobrok di Kazakhstan. Mengutip CNN, hanyalah penjelajah kota pemberani yang bisa mengunjungi pesawat ulang alik ini. Karena, merekalah yang tertarik untuk memotret sepotonjg sejarah ruang angkasa yang spektakuler dari Uni Soviet ini. 

Baru-baru ini, seorang grafiti vandalisme yang dicat di sisi pesawat ulang alik Soviet itu memicu kemarahan netizen. Dan, diharapkan armada itu bisa segera diperhatikan oleh pihak wajib. Terdapat, satu pesawat ruang angkasa, Buran yang mungkin bisa digunakan kembali. Modelnya menyerupai pesawat ulang alik AS. Pesawat ini disimpan di Kosmodrom Baikonur, sebuah pelabuhan antariksa aktif dengan jarak 2.414 km di sebelah tenggara Moskow.

Hanya satu misi Buran yang pernah diselesaikan, pada 1988, satu  tahun sebelum Tembok Berlin runtuh. Ketika Uni Soviet pecah, program luar angkasa ditangguhkan dan dibatalkan. Sementara itu, terdapat satu prototipe pesawat uji skala penuh yang saat ini disimpan di museum Baikonur dan satu hancur karena atap yang runtuh. Hal inilah yang menjadi sasaran dari vandalisme. 

Kantor berita negara Rusia, TASS yang mengutip Badan Antariksa Negara itu Roscosmos yang mengatakan terdapat sekelompok orang tidak dikenal menyusup ke fasilitas kosmodrom Baikonur.  Mereka pun lalu mendekorasi sisi pesawat Buran. Gambar grafiti yang terlihat kemudian diunggah di Instagram dan dibagikan secara luas. 

Banyak orang yang kecewa dengan insiden ini. Kini, postingan asli sudah tidak dapat ditemukan secara online. Menurut TASS, grafiti di pesawat itu berbuyi: 'Yura, kami telah tiba', yang mengacu pada kosmonaut Soviet yaitu Yuri Gagarinj dan 'sebelum mendaki ke bintang-bintang, seseorang perlu belajar untuk hidup di Bumi.'

Meski banyak yanjg menyesali kejadian ini, terdapat prediksi bahwa akan ada sentuhan pihak berwenang untuk kembali jaga dan menata pesawat itu. Terdapat kemungkinan relokasi sewaktu pertemuan pejabat Rusia dan Kazakhstan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US