The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Viral Turis Injak Punggung Penyu di Taiwan, Aksinya Tuai Kecaman Warganet
Turis menginjak punggung penyu. (Tangkapan layar/Viral Press Video)
Travel

Viral Turis Injak Punggung Penyu di Taiwan, Aksinya Tuai Kecaman Warganet

Selasa, 05 Mei 2020 12:20 WIB 05 Mei 2020, 12:20 WIB

INDOZONE.ID - Belum lama ini viral sebuah video yang memperlihatkan aksi turis nekat menginjak punggung penyu pada saat snorkeling di Taiwan. Aksinya itu pun menuai kecaman warganet.

Seorang turis yang tak disebutkan identitasnya itu menuai kecaman warganet di media sosial karena aksinya yang menginjak punggung seekor penyu. Aksi turis itu terekam dalam video GoPro yang diambil oleh turis lainnya bernama Marco Weizhong saat tengah snorkeling di Pulau Lambai, Taiwan.

Diceritakan Marco, saat itu dia sedang snorkeling di Pulau Lambai dan kebetulan berada tak jauh dari sekelompok turis lainnya. Saat Marco merekam aktivitas snorkelingnya, tiba-tiba dia melihat salah satu turis dalam kelompok tersebut menginjak punggung penyu.

Marco pun merasa geram dan berusaha untuk menghentikan aksi tak bertanggung jawab si turis yang menginjak punggung penyu.

"Saya tidak akan tinggal diam dan melihat kelakuan yang menjijikkan ini. Kita semua perlu untuk menghormati satwa liar dan menjaga lingkungannya," kata Marco kepada AP.

Menurut dia, pemandu snorkeling saat itu juga salah karena telah mengarahkan sekelompok turis mendekati penyu. Lebih miris lagi, setelah diinjak, penyu tersebut tampak berenang melayang karena kehilangan keseimbangan. Namun beruntung penyu bisa berenang normal kembali dan menjauhi kelompok turis itu.

"Tidak hanya turis menyentuh penyu, mereka bahkan menginjak penyu dengan kaki mereka. Sebagai pecinta lautan, saya tidak bisa diam melihat kelakuan itu," Marco menambahkan.

Marco berencana akan melaporkan kejadian tersebut kepada Badan Pariwisata Taiwan. Di bawah Undang-undang Konservasi Hewan Liar Taiwan, orang dengan sengaja menyakiti, memburu dan membunuh hewan liar dapat dijatuhi hukuman penjara hingga 2 tahun dan denda sebesar NTD 300 ribu atau sekitar Rp 152 jutaan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Muhammad Alfath Ishari
Nanda

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US