The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Puan Pilih ke Itaewon daripada Kanjuruhan, Netizen Bandingkan Jarak Malang dengan Korsel
Puan Maharani ke Itaewon. (Instagram/@puanmaharaniri)
Travel

Puan Pilih ke Itaewon daripada Kanjuruhan, Netizen Bandingkan Jarak Malang dengan Korsel

Malang lebih jauh dari Malang.

Sabtu, 12 November 2022 12:20 WIB 12 November 2022, 12:20 WIB

INDOZONE.ID - Ketua DPR RI Puan Maharani bersama Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri beberapa hari yang lalu mengunjungi lokasi tragedi Itaewon, Korea Selatan.

Puan Maharani tampak membagikan beberapa foto saat dia berkunjung ke Itaewon. Salah satunya saat memberi penghormatan kepada korban Itaewon dengan meletakkan karangan bunga.

Baca juga: Respon soal Dewan Kolonel yang Diberi Sanksi, Puan Maharani: Sudah Selesai, PDIP Solid!

"Bunga duka cita ini bukan sekedar tanda duka, tapi lebih dari itu bunga ini menjadi sebuah pengharapan agar tidak terjadi lagi tragedi yang mengorbankan nyawa manusia di belahan dunia manapun," tulis Puan, dikutip Indozone, Sabtu (12/11/2022).

"Bunga ini menjadi bunga yang mewakili ucapan belasungkawa masyarakat Indonesia atas tragedi yang terjadi akhir Oktober lalu," lanjutnya.

Unggahan Puan satu hari yang lalu itu pun mendapat respon negatif dari warganet. Banyak di antara mereka yang membandingkan dengan kejadian di Kanjuruhan.

Banyak netizen yang kecewa dengan sikap Puan dan Megawati lantaran lebih memilih ke Itaewon, Korea Selatan dibanding Kanjuruhan yang juga masih berduka.

Baca juga: Akui Lembaga DPR Belum Sempurna, Puan Maharani Imbau Anggota Dewan Jaga Sikap

Bahkan beberapa netizen membandingkan jarak antara Kanjuruhan dengan Itaewon, Korea Selatan.

"Wes ndak usah baper....yg jelas malang mungkin lebih jauh dr pda kosel," komentar salah satu netizen.

"Kanjuruhan kmrin dateng ga bu?jauh2 ke korsel," tambah netizen lainnya.

"Tempat tragedi di negara org didatengin & posting. pas Kanjuruhan gak muncul," tambah yang lainnya.

Dalam keterangannya fotonya, Puan juga menyinggung soal tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

"Kita pun harus belajar dan bebenah, terutama pasca musibah serupa di Stadion Kanjuruhan, Malang. Ke depan harus ada standar operasional yang ketat untuk acara-acara yang mengundang kerumunan, memperkuat manajemen pengendalian massa juga langkah preventif mencegah kapasitas yang berlebih mengantisipasi euphoria masyarakat pasca-pandemi," tulisnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
Fitri
Fitri
Writer
JOIN US
JOIN US