Singapura Luncurkan Kapal Pesiar Pertama Rute 'Tak Kemana-mana'

- Sabtu, 7 November 2020 | 23:26 WIB
Ilustrasi kapal pesiar. (Photo/Ilustrasi/Pexels)
Ilustrasi kapal pesiar. (Photo/Ilustrasi/Pexels)

Ratusan warga Singapura yang berencana untuk melepas penat dengan menaiki kapal pesiar belakangan ini mendapatkan kesempatan untuk naik kapal yang tidak berangkat ke mana-mana atau hanya di tempat. Kapal tersebut tidak berlayar ke luar kota atau pulau untuk menghindari penularan COVID-19.

Meski begitu, sebelum mengikuti "seacation" yang singkat di kapal World Dream, semua penumpang harus melewati tes usap untuk bisa naik ke kapal yang kapasitasnya dibatasi setengahnya.

Di sisi lain, salah satu calon penumpang yang bernama Ang Sen Hock (73) mengatakan dirinya tidak takut terinfeksi virus corona dan telah memesan beberapa perjalanan lagi dalam waktu dekat.

"Tidak khawatir. Sebab awal tahun ini saya juga naik kapal pesiar ini, dan kebetulan, ada dua orang yang diduga terinfeksi," kata Ang.

Baca juga: Detik-detik Penjaga Toko Tendang Balita sampai Tersungkur, Ternyata Keluarga Sendiri

"Tapi kami tetap berangkat dan ada penanganan untuk mereka," tambahnya.

Industri kapal pesiar secara global betul-betul terdampak pandemi virus corona, di mana beberapa kasus awal ditemukan di kapal pesiar. Pelayaran istimewa ini hanya terbuka untuk warga Singapura. Mereka bisa berlayar beberapa hari di atas laut.

Sebelumnya, ada juga penerbangan tak ke mana-mana yang diprakarsai maskapai di Asia, dimana penumpang lepas landas dan mendarat di bandara yang sama. Sebanyak 1.400 penumpang kapal pesiar diwajibkan memakai perangkat elektronik pelacakan kontak dan harus menjaga jarak sepanjang waktu.

"Gagasan untuk keluar dari Singapura, walaupun tidak jauh, beberapa hari, sangat menarik," kata salah satu penumpang, Robert Gaxiola.

Artikel Menarik Lainnya:

Editor: Administrator

Rekomendasi

Terkini

15 Negara Terkecil di Dunia yang Layak Dijelajahi

Kamis, 28 Maret 2024 | 06:20 WIB
X