The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Waduh, Virus Corona Sudah Masuk ke Negara-Negara Terpencil di Pasifik Selatan
Ilustrasi suasana di Vanuatu, salah satu negara di kawasan Pasifik Selatan. (Unsplash/@holatgr)
Travel

Waduh, Virus Corona Sudah Masuk ke Negara-Negara Terpencil di Pasifik Selatan

Jumat, 20 November 2020 12:33 WIB 20 November 2020, 12:33 WIB

INDOZONE.ID - Negara-negara terpencil di kawasan Pasifik Selatan yang selama 8 bulan bebas dari virus Corona (Covid-19) kini telah terkontaminasi.

Vanuatu, kumpulan 80 pulau sekitar 1.200 mil di lepas pantai Australia, melaporkan kasus virus corona pertamanya minggu lalu. 

Adapun korban yang terinfeksi Covid-19 adalah seorang pria berusia 23 tahun yang baru saja kembali dari AS dan sedang menjalani karantina.

Alhasil, kini Vanuatu yang hanya berpenduduk 300.000 telah memperketat protokol kesehatannya dan mulai melacak dan menguji orang-orang yang pernah berhubungan dengan pria tersebut.

Kemudian, sekitar 1.600 mil jauhnya, Kepulauan Marshall melaporkan 2 kasus pertama Covid-19 akhir bulan lalu, di mana pekerja dari Hawaii yang menjadi sumbernya.

Sementara itu, Kepulauan Solomon melaporkan kasus Covid-19 pertamanya awal bulan lalu.

Dari hasil penelusuran, penyebabnya adalah seorang siswa yang kembali dari Filipina dalam penerbangan repatriasi. 

Lalu di Samoa, seorang pelaut yang kembali dari Eropa dan melakukan perjalanan melalui Selandia Baru baru saja dinyatakan positif Covid-19 dan sedang menjalani isolasi.

Sebelumnya, negara-negara Kepulauan Pasifik itu telah menjadi salah satu negara bebas virus corona terakhir yang tersisa setelah lockdown pada bulan Maret lalu.

Sejauh ini, kurang dari 20.000 kasus virus corona, sebagian kecil dari lebih dari 55 juta kasus di seluruh dunia, telah dikonfirmasi di Pasifik Selatan. 

Sebagian besar kasus dilaporkan di Guam dan Polinesia Prancis. 

Kasus juga telah dilaporkan di Kepulauan Mariana Utara dan Kaledonia Baru.

Sementara itu, Fiji telah melaporkan 35 kasus virus corona dan 2 kematian, menurut Organisasi Kesehatan Dunia.
 

Artikel Menarik Lainnya

TAG
JOIN US
JOIN US