The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Potret Mengagumkan Aurora Green Earth yang Dibagikan Astronot dari Stasiun Luar Angkasa
Potret indah dari luar angkasa. (Photo/Twitter/@Thom_astro)
Tech

Potret Mengagumkan Aurora Green Earth yang Dibagikan Astronot dari Stasiun Luar Angkasa

Selasa, 09 November 2021 20:00 WIB 09 November 2021, 20:00 WIB

INDOZONE.ID - Salah satu astronot yang berada di Stasiun Luar Angkasa (ISS), yakni Thomas Pesquet membagikan pemandangan menakjubkan aurora hijau Bumi. Pemandangan kosmik itu memperlihatkan aurora hijau yang indah di Amerika Utara dan Kanada.

“Kami disuguhi aurora terkuat dari seluruh misi, di Amerika Utara dan Kanada. Lonjakan luar biasa lebih tinggi dari orbit kami, dan kami terbang tepat di atas pusat cincin, gelombang dan denyut cepat di mana-mana,” tulis Pesquet di keterangan unggahan.

Pemandangan Aurora

Potret itu juga memperlihatkan cahaya yang mirip api hijau dengan rona biru merah muda di ujungnya, menciptakan sebuah momen yang spektakuler.

Aurora juga dikenal sebagai cahaya utara dan cahaya selatan yang muncul di langit ketika semburan radiasi yang berasal dari Matahari menghantam medan magnet Bumi.

Berdasarkan keterangan NASA, Selasa (9/11/2021), Matahari terus menerus menghasilkan angin matahari, terbuat dari partikel bermuatan yang mengalir ke tata surya. 

Ketika tiba di medan magnet Bumi, cahaya itu dapat mengakibatkan rekoneksi magnetik proses ledakan yang memungkinkan partikel bermuatan dari luar angkasa berakselerasi ke atmosfer.

Aurora yang ada di langit bagian kutub selatan disebut Aurora Australis, sedangkan Aurora yang ada di langit bagian kutub utara bumi disebut Aurora Borealis.

Aurora Borealis

Aurora yang terjadi di daerah sebelah Utara dikenal dengan nama Aurora Borealis yang dinamai bersempena Dewi Fajar Rom, Aurora, dan nama Yunani untuk angin utara, Boreas.

Ini karena di Eropa, aurora sering terlihat kemerah-merahan di ufuk utara seolah-olah matahari akan terbit dari arah tersebut.

Aurora Australis

Aurora borealis selalu terjadi di antara bulan September dan Oktober dan Maret dan April. Fenomena aurora di sebelah selatan yang dikenal dengan Aurora Australis mempunyai sifat-sifat yang serupa. Tapi kadang-kadang aurora muncul di puncak gunung di iklim tropis.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
M. Rio Fani
JOIN US
JOIN US