The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Google Ternyata Bayar Apple Rp21,7 T untuk Jadi Mesin Pencari Default di Safari
Logo perusahaan Google dan juga Apple (photo/REUTERS/Dado Ruvic)
Tech

Google Ternyata Bayar Apple Rp21,7 T untuk Jadi Mesin Pencari Default di Safari

Jumat, 03 Juli 2020 11:24 WIB 03 Juli 2020, 11:24 WIB

INDOZONE.ID - Setiap peramban web (browser) pasti memiliki mesin pencari default-nya masing-masing. Contohnya saja Microsoft dengan Bing dan Google Chrome yang kini menggunakan Google Search sebagai mesin pencari default mereka sampai saat ini.

Namun buat para pengguna browser Safari di iOS serta macOS, pasti kalian menyadari bahwa browser tersebut menggunakan Google Search sebagai mesin pencari default. Memang sampai saat ini Apple tidak memiliki mesin pencari buatan mereka sendiri.

Meskipun begitu, kehadiran Google Search sebagai mesin pencari default di Safari bukan diambil Apple karena terpaksa. Diketahui bahwa Google membayar Apple untuk membuat mesin pencarinya digunakan sebagai mesin pencari default di browser tersebut.

Tampilan website Google Search
Tampilan website Google Search (photo/Google)

Hal tersebut terungkap usai regulator pemerintah Inggris melakukan penelitian terkait kerja sama yang dilakukan oleh Google dan Apple. Dikatakan bahwa Google telah membayar US$1,5 miliar atau setara dengan Rp21,7 triliun untuk membuat Google Search sebagai mesin pencari default di Safari.

Bahkan uang tersebut hanya diberikan kepada Apple setiap tahun di Inggris saja. Tentu ada lebih banyak uang yang digelontorkan oleh Google di negara lain.

Tentunya kerja sama yang dilakukan oleh Apple dan juga Google ini saling menguntungkan kedua belah pihak, meskipun banyak yang menyebut bahwa hal tersebut membuat Google semakin memonopoli pangsa pasar mesin pencari di seluruh dunia. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Muhammad Alfath Ishari
Ferry Andika

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US