The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Twitter Bisa Dideteksi Tingkat Depresi Penggunanya, Benarkah?
Ilustrasi pengguna Twitter. (Freepik)
Tech

Twitter Bisa Dideteksi Tingkat Depresi Penggunanya, Benarkah?

Selasa, 12 April 2022 19:36 WIB 12 April 2022, 19:36 WIB

INDOZONE.ID - Para peneliti mengungkapkan bahwa algoritma baru yang dikembangkan untuk Twitter dapat mendeteksi pengguna yang sedang depresi dengan akurasi yang hampir sempurna.

Bahkan, peneliti mampu menelaah tanda-tanda awal depresi hanya lewat cuitan pada Twitter seseorang lho.

Melansir Metro, melalui jurnal IEEE Transactions on Affective Computing, tim peneliti asal Brunei University dan University of Leicester menemukan bahwa yang mampu mendeteksi kondisi mental penggunanya yakni melalui bot yang digunakan dalam algoritma terbaru Twitter.

Hal ini pun ditemukan melalui analisis 38 titik data dari profil pengguna, termasuk cuitan, waktu unggahan, bahkan pengguna lain yang ada di circle mereka.

Algoritma Twitter sendiri pada dasarnya dilatih untuk menganalisis dua basis data yang besar untuk mendeteksi kesehatan mental para penggunanya.

"Kami menguji algoritme pada dua basis data besar dan membandingkan hasil kami dengan teknik deteksi depresi lainnya, dalam setiap kasus kami telah berhasil mengungguli teknik yang ada dalam akurasi klasifikasinya” kata Prof Abdul Sadka, Direktur Brunel's Institute of Digital Futures.

Bahkan, tim peneliti mengungkap saat menggunakan salah satu database yang ada yakni the Tsinghua Twitter Depression Dataset, mereka mampu mencapai tingkat akurasi hingga 88.39% dalam mendeteksi tingkat depresi pengguna.

Diketahui, penelitian yang mampu mengungkap data dari media sosial ini mampu menjadi petunjuk yang berarti mengenai tingkat kesehatan mental seseorang, termasuk tahap awal depresi.

Mengingat, sejumlah besar penderita kesehatan mental di seluruh dunia kerap tidak mencari bantuan profesional.

Penulis: Safira Meidina

Artikel Menarik Lainnya: 

TAG
Fahmy Fotaleno
Indozone
JOIN US
JOIN US