The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pengusaha India Tawarkan Pekerjaan untuk Karyawan yang Dipecat Twitter dan Meta
Ilustrasi Twitter. (REUTERS/Dado Ruvic)
Tech

Pengusaha India Tawarkan Pekerjaan untuk Karyawan yang Dipecat Twitter dan Meta

CEO India Tawarkan Pekerjaan untuk Karyawan yang Dipecat Twitter

Sabtu, 12 November 2022 14:56 WIB 12 November 2022, 14:56 WIB

INDOZONE.ID - Seorang pengusaha asal India menawarkan pekerjaan kepada orang-orang yang dipecat Twitter dan Meta, perusahaan induk Facebook.

Twitter baru-baru ini telah memberhentikan sekitar 3.800 karyawan untuk menghemat biaya. Sementara Meta, juga memecat 11.000 karyawan. 

Hampir setiap minggu, perusahaan teknologi mengumumkan PHK. Karyawan yang paling terpengaruh adalah orang yang memegang visa H1B dan ini juga termasuk banyak warga India.

Baca Juga: Elon Musk: Aku Jual Saham Tesla untuk Selamatkan Twitter

Mereka perlu mencari pekerjaan dalam waktu 60 hari untuk terus tinggal di Amerika Serikat, dan jika mereka gagal mendapatkannya, maka mereka akan dipaksa untuk pindah kembali ke India. 

Melihat situasi saat ini, Harsh Jain, yang merupakan CEO dan salah satu pendiri Dream11, mengumumkan bahwa orang India harus kembali ke negara mereka dan bekerja dengan perusahaan teknologi India untuk membantu mereka berkembang.

“Dengan semua PHK tahun 2022 Tech (52.000 orang) di AS, tolong sebarkan berita untuk mengingatkan orang India agar kembali ke rumah (khususnya mereka yang memiliki masalah visa) untuk membantu Indian Tech mewujudkan potensi hiper-pertumbuhan kami dalam dekade berikutnya,” kata Jain di Twitter mengutip India Today, Sabtu (12/11/2022).

Dia secara terbuka menawarkan pekerjaan kepada karyawan yang terkena dampak, dengan mengatakan bahwa perusahaannya selalu mencari bakat hebat, khususnya dengan pengalaman kepemimpinan dalam desain, produk, dan teknologi.

Baca Juga: Elon Musk Siapkan Surat Resign untuk Karyawan Twitter yang Tak Mau Pergi ke Kantor

Jain juga mengklaim bahwa kondisi keuangan perusahaannya sehat. Oleh karena itu bisa memberi mereka rasa aman saat bekerja.

“Kami di Dream Sports adalah perusahaan yang menguntungkan, USD8 Miliar dengan 150 Juta+ pengguna dan 10 perusahaan portofolio,” katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Rachmat Fahzry
ARTIKEL LAINNYA
LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US