Samsung dan Apple Siap Perang Pasar Jam Tangan Pintar
Jam tangan pintar Samsung (Dok. Samsung Electronics)
Tech

Samsung dan Apple Siap Perang Pasar Jam Tangan Pintar

Samsung masih memimpin

Bela
Jumat, 11 Oktober 2019 18:10 WIB 11 Oktober 2019, 18:10 WIB

INDOZONE.ID - Samsung Electronics, Apple, dan produsen lainnya akan merilis jam tangan pintar terbaru mereka secara serentak pada 25 Oktober. 

Perilisan jam tangan pintar ini untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat, menurut pejabat industri Korea, Rabu (9/10). 

Sebelumnya, Apple telah menunjukkan dominasinya di segmen ini dengan produk-produk Apple Watch-nya dan akan merilis Seri 5 edisi terbarunya. 

Sementara itu, pemimpin domestik Samsung diperkirakan akan memulai penjualan Galaxy Watch Active 2 yang diaktifkan oleh LTE, pada hari yang sama.

Smartwatches telah digunakan oleh sejumlah kecil pengguna yang mengerti teknologi dan perangkat tersebut memiliki pertumbuhan yang signifikan sejak Apple merintis Apple Watch pada tahun 2015. 

Saat ini, meningkatnya peminat smartwatches telah berada dalam siklus ekspansi dengan lebih banyak layanan kesehatan dan internet dengan beragam fitur yang ditambahkan.

Volume penjualan global jam tangan pintar pada tahun 2019 diperkirakan 62,63 juta, menurut data pelacak industri TrendForce, dan akan mencapai angka 80,55 juta pada tahun 2020. 

Apple Watch akan menyumbang sekitar 45 persen dari seluruh pasar tahun ini dengan perkiraan penjualan sebanyak 27,9 juta unit.

Peneliti memperkirakan bahwa pasar akan menyaksikan pertumbuhan yang cepat karena diperkirakan akan mencapai 113 juta penjualan pada tahun 2022, dan menembus angka 100 juta untuk pertama kalinya.

Hingga kini, Apple telah memimpin pasar jam tangan pintar dunia, dan Samsung masih merajai pasar dalam negeri.

Menurut data Euromonitor, Samsung mengambil 43,4 persen pada 2018, diikuti oleh Apple dengan 21,9 persen dan LG Electronics dengan 10,3 persen. 

Volume penjualan Samsung di Korea diperkirakan sekitar 752.200 pada 2018, naik 20 persen tahun-ke-tahun, dan diperkirakan akan tumbuh menjadi 1,4 juta pada 2023.

Kedua produsen bersaing ketat dan meningkatkan kompatibilitas dengan kedua smartphone yang berjalan pada sistem operasi Google Android dan Apple iOS.

Sementara itu, Garmin, sebuah pembuat perangkat jam tangan pintar yang sudah dipasarkan di AS, rencanyanya juga akan meluncurkan dua jam tangan pintar, yaitu Venu dan Vivoactive pada hari yang sama.

Pengamat industri berharap bahwa lebih banyak pembuat perangkat pintar akan merilis jam tangan pintar mereka, mencari terobosan di pasar ponsel pintar yang lesu.

Selain smartwatches, merek-merek perangkat keras utama juga mengalokasikan lebih banyak sumber daya mereka untuk pengembangan kategori lain. 

"Perangkat yang dapat dipakai dengan potensi permintaan yang baik, seperti earphone nirkabel Bluetooth," kata laporan TrendForce.

Artikel Menarik Lainnya: 

TAG
Bela
Bela

Bela

Editor
ARTIKEL LAINNYA
LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU