The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Lawan Hoax Virus Corona, WhatsApp Luncurkan Pusat Informasi Fakta
Ilustrasi Whatsapp (Unsplash/Christian Wiediger)
Tech

Lawan Hoax Virus Corona, WhatsApp Luncurkan Pusat Informasi Fakta

Cek kebenarannya!

Kamis, 19 Maret 2020 14:20 WIB 19 Maret 2020, 14:20 WIB

INDOZONE.ID - Seiring dengan menyebarnya pandemik virus corona (Covid-19), berita hoaks terkait isu wabah penyakit dunia ini juga kian meluas. Sebagai aplikasi yang paling banyak digunakan untuk berbagi pesan, WhatsApp melakukan upaya untuk mencegah penyebaran pesan berantai berupa kabar bohong melalui aplikasi ini. 

WhatsApp
WhatsApp (freepik)

Apa langkah WhatsApp?

WhatsApp secara serentak mengumumkan dua inisiatif untuk mendukung upaya global dalam melawan pandemi virus coroa, yakni melalui peluncuran global Pusat Informasi COVID-19.

WhatsApp juga berkolaborasi dengan lembaga dunia, seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF), dan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP), serta melalui penyaluran donasi USD1 juta untuk Jaringan Internasional Penguji Fakta (IFCN) asuhan Poynter Institute.

Will Cathcart, Head of WhatsApp, mengimbau pentingnya pusat informasi yang akurat di masa seperti ini guna mengamati bahwa selama periode ini banyak yang mengandalkan WhatsApp, baik dalam komunikasi antarteman dan orang yang dicintai, antara dokter dan pasiennya, maupun guru dan siswanya.

"Kami ingin menyediakan pusat informasi sederhana yang dapat membantu menghubungkan orang-orang di saat yang penuh kewaspadaan ini. Kami senang karena bisa bekerja sama dengan Poynter Institute untuk membantu menumbuhkan sejumlah organisasi penguji fakta di WhatsApp serta mendukung pekerjaan mulia mereka dalam mematahkan rumor. Kami juga akan terus bekerja sama secara langsung dengan kementerian kesehatan di seluruh dunia agar mereka dapat memberikan informasi terkini secara langsung melalui WhatsApp,” ujar Will. 

WhatsApp
WhatsApp (freepik)

Pusat Informasi Covid-19 WhatsApp yang diluncurkan dapat ditemukan di laman whatsapp.com/coronavirus yang berisi panduan sederhana bagi para petugas kesehatan, tenaga pengajar, tokoh masyarakat, organisasi nirlaba, jajaran pemerintah, serta pelaku bisnis yang senantiasa mengandalkan WhatsApp untuk berkomunikasi.

Situs ini juga menawarkan tips dan konten umum bagi pengguna di seluruh dunia demi mengurangi penyebaran rumor dan membuka akses terhadap informasi kesehatan yang akurat.

WhatsApp terus menyediakan layanan perpesanan yang sederhana, terpercaya, dan aman untuk berkomunikasi antarpengguna. Rekomendasi informasi Covid-19 ini memberikan panduan cepat kepada grup-grup kecil, agar dapat memanfaatkan fitur secara maksimal, yang akan disebarluaskan juga oleh UNDP kepada koordinator komunitas-komunitas lokal terkait.

Selain itu, WhatsApp juga bekerja sama dengan WHO untuk menyediakan layanan hotline perpesanan yang bisa langsung digunakan orang-orang di seluruh dunia. Hotline ini akan menyediakan informasi terpercaya dan akan terdaftar dalam Pusat Informasi COVID-19 WhatsApp.

Sampai saat ini, WhatsApp telah bekerja sama dengan sejumlah kementerian kesehatan nasional dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)  untuk memberikan informasi faktual kepada pengguna melalui perpesananan singkat di berbagai negara, termasuk Singapura, Israel, Afrika Selatan, Brasil, dan Indonesia. Seiring upaya ini berlanjut, pusat informasi ini akan terus diperbarui sesuai situasi terkini.

WhatsApp
WhatsApp (freepik)

Siapkan Dana

Pendanaan sebesar USD1 juta dari WhatsApp kepada IFCN akan mendukung upaya pengujian fakta oleh aliansi #CoronaVirusFacts dan menjangkau lebih dari 100 organisasi lokal yang sejauh ini tersebar di 45 negara. Selama setahun terakhir, WhatsApp terus berupaya mendatangkan berbagai organisasi penguji fakta langsung di platform WhatsApp agar mereka dapat melakukan crowdsource dan melaporkan rumor yang beredar dalam berbagai layanan perpesanan termasuk WhatsApp atau SMS.

Pendanaan ini bertujuan untuk mendukung pelatihan cara menggunakan fitur-fitur canggih dalam WhatsApp Business, termasuk WhatsApp Business API. Perluasan kehadiran organisasi-organisasi penguji fakta tersertifikasi IFCN ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menanggapi potensi rumor yang berbahaya. 

Baybars Orsek, Director of IFCN, turut menambahkan bahwa, donasi yang diberikan oleh WhatsApp pada periode penting ini akan membantu pengujian fakta yang diterbitkan oleh aliansi #CoronaVirusFacts untuk menjangkau lebih banyak orang. Apa saja tugasnya?

  1. Membantu membedakan antara fakta dan fiksi di tengah arus informasi yang tak terbendung seperti sekarang, yang mana disebut sebagai 'infodemic' oleh WHO.
  2. Menemukan cara untuk memahami penyebaran informasi palsu terkait kesehatan dalam berbagai format di WhatsApp serta menyediakan alat bagi para penguji fakta.
  3. Mendeteksi dan mematahkan misinformasi di dalam aplikasi perpesanan.
WhatsApp
WhatsApp yang tersebar di seluruh dunia (freepik)

Selanjutnya, Administrator of the United Nations Development Programme (UNDP), Achim Steiner mengungkapkan, menyampaikan informasi terkini tentang Covid-19 kepada komunitas lokal di seluruh dunia adalah bagian penting dari upaya komunitas internasional untuk membendung penyebaran virus corona.

“Kerjasama dengan perusahaan swasta seperti WhatsApp akan membantu penyampaian informasi penting secara real-time dari WHO dan tenaga kesehatan setempat kepada miliaran pengguna di seluruh dunia," tambah Achim. 


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Desika Pemita
Vessy Dwi
JOIN US
JOIN US