Kenapa sih Kita Harus Ikut-ikutan Main TikTok?
Gempi dan ibunya, Gisella ikut bermain TikTok (kiri) / Aplikasi TikTok di Android (kanan). (INDOZONE/Fahmy Fotaleno)
Tech

Kenapa sih Kita Harus Ikut-ikutan Main TikTok?

Aplikasi terfavorit tahun 2018 di Play Store.

Jumat, 28 Februari 2020 09:03 WIB 28 Februari 2020, 09:03 WIB

INDOZONE.ID - Fenomena TikTok saat ini memang sedang begitu menggeliat di masyarakat. Dari berbagai kalangan baik itu anak-anak hingga usia dewasa bahkan orang tua, ikut nimbrung dan nyebur di aplikasi yang melambungkan nama Bowo Alpenliebe tersebut.

TikTok dinobatkan sebagai salah satu aplikasi terfavorit di Play Store pada 2018 lalu dan sekarang masih sangat populer. Hari ini tepatnya Jumat, 28 Februari 2020 bertempat di Aruba Room, The Kasablanka Hall, Mall Kota Kasablanka, diadakan acara dengan tema 'Sama-sama Beda, Sama-Sama di TikTok'.

Kehadiran TikTok juga dinilai cukup membantu dalam hal sosialisasi suatu kegiatan atau kebijakan. Seperti yang diungkapkan dr. Darini Sahara, salah satu Dokter Puskemas Cililitan, Jakarta TImur.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini mereka pun menggunakan TikTok untuk sosialisasi. Seperti, sosialisasi cara mencuci tangan yang baik dan benar. Hingga cara menggunakan masker.

"Kita sekarang di Puskesmas pakai TikTok mensosialisasikan cara cuci tangan hingga cara menggunakan masker." ujarnya kepada Indozone, Jumat (28/2/2020).

Menurutnya, hal tersebut bukan semata-mata ikut-ikutan karena sedang tren tapi memang harus dilihat hal positifnya.

"Ini bukan soal ikut-ikutan karena sedang booming. Tapi kan kalau ada sisi atau nilai positifnya, yah kita harus manfaatkan," ungkapnya.

Perlu diketahui, TikTok merupakan jaringan sosial dan platform video musik asal Tiongkok. Aplikasi ini dirilis perdana pada September 2016 oleh Zhang Yiming, pendiri Toutiao. Pada September 2017, di Indonesia aplikasi ini sangat populer hingga memiliki 150 juta pengguna.

Menurut YouGov, badan riset dan analisa data Internasional, format video singkat memberikan kontribusi sebesar 51% untuk mengekspresikan kreativitas, setelah foto/ilustrasi.

Studi yang dilakukan di Asia Tenggara ini juga menujukkan bahwa video singkat juga merupakan satu dari tiga media terbanyak yang digunakan orang-orang kreatif dalam mengeksplorasi ide.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU