The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Khianati Teman Sendiri, Ini Sisi Kelam Bill Gates yang Diungkap Pendiri Microsoft
Paul Allen dan Bill Gates, Pendiri Microsoft. (CC News)
Tech

Khianati Teman Sendiri, Ini Sisi Kelam Bill Gates yang Diungkap Pendiri Microsoft

Jumat, 08 Juli 2022 12:40 WIB 08 Juli 2022, 12:40 WIB

INDOZONE.ID - Siapa yang tak kenal bapak Microsoft, Bill Gates? Namun jauh sebelum Microsoft identik dengan nama Bill Gates, ada peran penting dari Paul Allen yang turut mendirikan Microsoft. 

Merintis Microsoft sejak 1975 bersama Bill Gates, kehadiran Paul Allen di raksasa teknologi itu sempat harus terombang-ambing akibat keserakahan Gates terhadap kekuasaan.

Padahal dalam sebuah wawancara, Allen menceritakan hubungannya dengan Gates awalnya sangat dekat. Ia berteman sejak duduk di bangku SMP sampai menghasilkan proyek teknologi yang kemudian diberi nama Microsoft.

Baca Juga: Tagar #AdaApaDenganGojek Jadi Trending, Polemik Kebijakan yang Mencekik Driver?

Namun, Gates yang diakui sangat kompetitif justru membuat hubungan keduanya malah retak seiring berkembangnya perusahaan, melansir Guardian Jumat (8/7/2022).

Dalam buku biografi Allen berjudul "Idea Man : A Memoir", Allen pun menceritakan bagaimana berakhirnya hubungannya bersama Gates.

Mulanya, Gates meminta bagian saham yang lebih banyak saat Microsoft telah berkembang sejak pertama kali didirikan. Gates yang telah bekerja lebih keras pun meminta bagian lebih besar, 64-36.

"Aku berasumsi kemitraan kami-50-50. Tapi Bill punya ide lain," tulis Allen.

Bukan hal tersebut yang memecah konflik di antara keduanya, melainkan perdebatan keduanya yang kerap terjadi seiring bertambah besarnya Microsoft. Dan puncaknya ketika Gates merekrut Steve Ballmer yang seketika langsung menjabat posisi CEO Microsoft.

Allen yang sempat absen bekerja karena sakit kanker yang dideritanya justru membuat dirinya sebagai angin lalu di perusahaan. Bahkan Gates dan Ballmer berencana untuk mengurangi jatah sahamnya.

"Kupikir kemitraan kami berdasarkan keadilan, namun aku melihat kepentingan pribadi Bill mengesampingkan semua pertimbangan lain. Dia ingin mengambil sebanyak mungkin porsi dan itulah yang tak bisa kuterima," pungkasnya.

Sejak saat itu Allen memutuskan untuk mundur dari Microsoft dengan membawa 100 juta lembar saham Microsoft. Namun seiring bertambahnya usia, hubungan keduanya mulai membaik. Allen pun diketahui telah menutup usia pada 15 Oktober 2018 di Seattle, Washington, AS.

Penulis: Safira Meidina

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Indozone
JOIN US
JOIN US