The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kumpulan Teknologi Robot Humanoid hingga Ekspresi Wajah yang Sangat Realistis
Robot Humanoid. (Photo/YouTube)
Tech

Kumpulan Teknologi Robot Humanoid hingga Ekspresi Wajah yang Sangat Realistis

Jumat, 03 Desember 2021 21:30 WIB 03 Desember 2021, 21:30 WIB

INDOZONE.ID - Robot humanoid adalah robot yang penampilan keseluruhannya dibentuk berdasarkan tubuh manusia, mampu melakukan interaksi dengan peralatan maupun lingkungan yang dibuat-untuk-manusia.

Secara umum robot humanoid memiliki tubuh dengan kepala, dua buah lengan dan dua kaki, meskipun ada pula beberapa bentuk robot humanoid yang hanya berupa sebagian dari tubuh manusia, misalnya dari pinggang ke atas.

Beberapa robot humanoid juga memiliki 'wajah', lengkap dengan 'mata' dan 'mulut'. Android merupakan robot humanoid yang dibangun untuk secara estetika menyerupai manusia.

Tujuan Diciptakannya Robot Humanoid

robot humanoid
(photo/ilustrasi/unsplash)

Robot humanoid digunakan sebagai alat riset pada beberapa area ilmu pengetahuan. Periset perlu mengetahui struktur dan perilaku tubuh manusia (biomekanik) agar dapat membangun dan mempelajari robot humanoid.

Di sisi lain, upaya mensimulasikan tubuh manusia mengarahkan pada pemahaman yang lebih baik mengenai hal tersebut. Kognisi manusia adalah bidang studi yang berfokus kepada bagaimana manusia belajar melalui informasi sensori dalam rangka memperoleh keterampilan persepsi dan motorik. 

Pengetahuan ini digunakan untuk mengembangkan model komputasi dari perilaku manusia dan hal ini telah berkembang terus sepanjang waktu. 

Sensor merupakan alat yang dapat mengukur beberapa atribut dan merupakan salah satu dari tiga primitif dari robotika (disamping perencanaan dan pengendalian). Penginderaan memainkan peranan penting dalam paradigma robotika.

Robot Humanoid Buatan Tesla

robot humanoid
Tesla Bot. (Photo/Tesla)

Selain dikenal sebagai pendiri perusahaan otomotif, Elon Musk dikenal sebagai pencipta robot humanoid yang dapat menggantikan pekerjaan manusia.

Ia sempat memamerkan prototipe robot tersebut yang dijuluki sebagai "Tesla Bot" dan "Optimus". Robot itu memiliki tinggi sekitar 1,7 meter dan berat 56,6 kg. Ia dapat bergerak dengan kecepatan 8 kilometer per jam.

Elon Musk mengakui bahwa konsep perancangan masih dalam tahap awal, namun ia menilai bahwa robot itu nantinya memiliki kepribadiannya sendiri. Selain ramah, robot itu diharapkan dapat membantu aktivitas manusia.

Baca juga: Kelompok Supremasi Kulit Putih Ku Klux Klan, Menyebar Teror ke Orang-orang Berkulit Hitam

Startup Promobot

robot humanoid
Robot Humanoid. (Photo/Promobot)

Selain Elon Musk, startup robotika bernama Promobot juga menawarkan cek besar untuk hak membuat robot dengan wajah dan suara seseorang. Perusahaan itu memberikan harga senilai 200.000 dollar (Rp2,8 miliar) untuk hak abadi atas wajah dan suara untuk direplikasi ribuan kali sebagai bagian dari robot humanoid yang berfokus pada layanan pelanggan.

Menurut perusahaan itu, robot humanoid itu dapat digunakan di beberapa lingkungan. Permintaan khusus untuk wajah dan suara seharusnya untuk perusahaan Amerika yang ingin membawa robot Robo-C Promobot ke mal, bandara, dan tempat umum lainnya di Amerika Utara dan Timur Tengah.

robot humanoid
(photo/promobot)

Robo-C memiliki wajah manusia dibandingkan dengan tampilan robot yang lebih tradisional dari perangkat V.4-nya, meskipun sebagian besar memiliki kemampuan yang sama.

Perusahaan mengatakan bahwa usia, jenis kelamin, dan ras bukanlah faktor penentu dalam memilih wajah dan siapa pun yang berusia di atas 25 tahun dapat melamar peran tersebut di situs web mereka.

Robot Humanoid Engineered Arts


Sebuah perusahaan robotika yang berbasis di Inggris, yakni Engineered Arts baru-baru ini memamerkan robot humanoid baru yang mengesankan yang memiliki beberapa ekspresi wajah yang sangat realistis.

Perusahaan tersebut memperlihatkan bagaimana robot humanoid menghangatkan bahunya sebelum bunyi klik menyebabkan matanya terbuka dan menunjukkan ekspresi terkejut atau terkejut.

Robot itu memiliki alis berkerut, ia berkedip beberapa kali (meskipun tidak perlu) dan mengamati lengan mesinnya dengan tatapan intens dan penasaran.

Video singkat yang diunggah ke YouTube tampak memperlihatkan robot mengulurkan tangannya dan membentuk sedikit senyum saat menatap ke dalam jiwa penonton.

Robot itu dinamai "Ameca" dan diharapkan dapat menjadi robot yang mempelajari interaksi manusia-robot serta isyarat wajah. Perusahaan membuat robot itu menyediakan untuk pembelian dan penyewaan acara, tetapi belum mengiklankan harganya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
M. Rio Fani
JOIN US
JOIN US