The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Karyawan Facebook hingga Google Rela Habiskan Uang Miliaran untuk Operasi Pemanjangan Kaki
Ilustrasi Facebook. (REUTERS/Dado Ruvic)
Tech

Karyawan Facebook hingga Google Rela Habiskan Uang Miliaran untuk Operasi Pemanjangan Kaki

Operasi ini diklaim sangat menyakitkan pasiennya!

Rabu, 21 September 2022 11:38 WIB 21 September 2022, 11:38 WIB

INDOZONE.ID - Beberapa karyawan perusahaan teknologi dilaporkan mengambil tindakan ekstrem untuk membuat tinggi badannya menjadi lebih ideal. Mereka rela melakukan operasi pemanjangan kaki yang menelan biaya hingga miliaran rupiah.

Kevin Debiparshad, selaku kepala LimbplastX Institute yang berbasis di Nevada mengatakan, mayoritas pasien untuk prosedur bedah kosmetik terutama operasi pemanjangan kaki berasal dari karyawan yang bekerja di sektor teknologi.

Baca Juga: Belasan Benda Terbang Tidak Dikenal Ngumpul di Langit Ukraina, UFO Lagi Kopdar?

Karyawan Facebook Operasi Pemanjangan Kaki
Dr. Kevin Debiparshad, kepala LimbplastX Institute. (LimbplastX Institute)

Untuk tarif pemanjangan kaki, New York Post menjelaskan pasien harus mengeluarkan uang sebesar $70.000 (Rp1 miliar) hingga $150.000 (Rp2,2 miliar), tergantung dari berapa inci yang diminta oleh pasien.

“Saya memperkirakan, setidaknya ada 20 insinyur perangkat lunak yang melakukan prosedur ini. Ada seorang gadis kemarin dari PayPal. Saya mendapat pasien dari Google, Amazon, Facebook, Microsoft. Saya punya banyak pasien dari Microsoft," kata Debiparshad.

Proses pemanjangan kaki memerlukan prosedur yang menyakitkan di mana dokter mematahkan tulang paha di setiap kaki pasien dan memasukkan paku logam yang dapat dipanjangkan.

Nantinya, paku logam tersebut secara bertahap akan memanjang dalam kurun waktu tiga bulan ke depan, setidaknya satu milimeter sehari. Pada akhirnya, tinggi badan dari pasien akan bertambah beberapa inci sesuai dengan permintaan diawal.

Operasi juga membawa proses pemulihan yang panjang yang mencakup rasa sakit "tanpa henti" yang meregangkan saraf, otot dan jaringan kaki ke "tingkat yang hampir menyiksa," demikian laporan dari GQ.

Baca Juga: Robot Jepang Bisa Tertawa saat Diajak Bercanda, Makin Mirip dengan Manusia!

Seorang insinyur perangkat lunak berusia 23 tahun yang berbasis di Chicago bernama Alan, mengatakan bahwa alasan utama mengapa ia nekat untuk melakukan operasi pemanjangan kaki adalah karena tidak pede dengan tinggi badannya.

Alan harus menghabiskan waktu hingga 3 bulan agar kondisinya benar-benar pulih pasca menjalani operasi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Rachmat Fahzry
Bagas Aulia Ananto

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US