The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Gara-gara Promosikan LGBT, Rusia Denda TikTok Rp773 Juta
Ilustrasi TikTok. (UNSPLASH/Alexander Shatov)
Tech

Gara-gara Promosikan LGBT, Rusia Denda TikTok Rp773 Juta

TikTok dianggap melanggar peraturan Rusia

Rabu, 05 Oktober 2022 09:40 WIB 05 Oktober 2022, 09:40 WIB

INDOZONE.ID - Pada hari Selasa (4/10/2022), Pengadilan Rusia resmi mendenda platform besutan ByteDance, yaitu TikTok karena menolak untuk menghapus konten yang melanggar undang-undang penyebaran "propaganda LGBT".

Melansir dari CNA, hukuman tersebut didasarkan pada tuduhan bahwa ByteDance telah "mempromosikan nilai-nilai non-tradisional, LGBT, feminisme, dan representasi yang menyimpang dari nilai-nilai seksual tradisional" di platformnya.

Baca Juga: Tak Ingin Kalah dari TikTok, Instagram Uji Coba dan Kembangkan Fitur Media Kit Creator

Diketahui, Rusia sedang mempertimbangkan untuk memperluas undang-undang "propaganda gay" yang telah disahkan pada tahun 2013.

Undang-undang itu melarang setiap orang atau entitas mempromosikan hubungan homoseksual kepada anak-anak.

Anggota parlemen berpendapat undang-undang tersebut harus diperluas untuk mencakup orang dewasa juga dan denda untuk mengekspos anak di bawah umur untuk "propaganda LGBT" harus ditingkatkan.

Namun, hingga artikel ini dirilis pihak TikTok belum memberikan tanggapannya terkait denda yang didapat dari Pengadilan Rusia. Anyway, denda yang harus dibayarkan TikTok adalah sebesar 3 juta rubel atau sekitar Rp773 juta, cukup besar kan?

Baca Juga: Sepi Peminat, Layanan Google Translate di China Resmi Dihentikan

Disisi lain, Twitch juga didenda 4 juta rubel atau Rp1 miliar karena platform tersebut telah melakukan wawancara dengan Oleksiy Arestovych dan beberapa petinggi Ukraina.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Rachmat Fahzry
Bagas Aulia Ananto

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US