Badai Virus Corona, PBSI Turunkan Pemain Andalan di All England 2020
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon masuk dalam daftar atlet Indonesia yang akan tampil di ajang All England 2020. (Dok. PBSI)
Sport

Badai Virus Corona, PBSI Turunkan Pemain Andalan di All England 2020

Persiapan terbaik.

Kamis, 05 Maret 2020 15:43 WIB 05 Maret 2020, 15:43 WIB

INDOZONE.ID - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengambil langkah berani. Mereka tetap memberangkatkan atlet Indonesia ke Birmingham, Inggris, untuk mengikuti turnamen All England 2020.

Keputusan ini diambil setelah melalui sejumlah langkah preventif terkait kasus virus corona atau Covid-19 yang tengah merajalela. PBSI melakukan beberapa tindakan pencegahan demi melindungi atlet, pelatih dan tim ofisial yang berangkat ke All England 2020.

Sebut saja dengan memberi vitamin, masker dan hand sanitizer. Termasuk berkomunikasi dengan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Inggris.

"Sebelum berangkat kami sudah memastikan lagi semuanya oke. Kami tidak ingin sampai sana disuruh balik lagi atau dikarantina. Kami sudah tanya ke kedutaan, ada risiko seperti ini atau tidak?" kata Chief de Mission tim Indonesia di All England 2020 Achmad Budiharto, seperti dikutip situs resmi PBSI.

Menurut Budiharto, Inggris belum mengeluarkan kebijakan travel warning untuk warga Indonesia meski sudah ada kasus positif virus corona atau Covid-19. 

Tim Indonesia All England 2020
Chief de Mission Tim Indonesia, Achmad Budiharto (kedua dari kiri), dalam konferensi pers jelang All England 2020. (Dok. PBSI)

"Di Inggris juga sudah ada kasus, walau di Birmingham masih cukup kondusif," lanjutnya. 

Rencananya, atlet bulutangkis Indonesia akan terbang ke Birmingham, Inggris, pada Sabtu (7/3/2020). Pemain andalan seperti Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus Fernaldi Gideon, Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu turut diikutsertakan.

Menurut Budiharto, All England adalah turnamen penting meski berada di grade dua. Sama seperti Kejuaraan Dunia Bulutangkis, turnamen ini juga memiliki prestise yang tinggi.

"Di tengah keadaan seperti ini kami memberanikan diri untuk berangkat, mudah-mudahan tidak ada apa-apa," kata pria yang juga Sekretaris Jenderal PBSI tersebut. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fauzi
Muhammad Wirawan Kusuma

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US