Ben Spies: Pembalap Superbike Lebih Sulit Bersaing di MotoGP
Mantan pembalap MotoGP, Ben Spies. (Instagram/@bspies11)
Sport

Ben Spies: Pembalap Superbike Lebih Sulit Bersaing di MotoGP

Pembalap WSBK perlu banyak belajar jika ingin turun di MotoGP

Rabu, 15 Januari 2020 21:59 WIB 15 Januari 2020, 21:59 WIB

INDOZONE.ID - Mantan pembalap MotoGP, Ben Spies memberikan pendapatnya terkait perbedaannya kompetisi MotoGP dan World Superbike (WSBK).

Spies naik ke MotoGP pada 2010 bersama Tech 3 Yamaha selang setahun setelah ia menyabet gelar Kejuaraan WSBK 2009.

Setelah musim perdana dihabiskan bersama tim satelit, Spies akhirnya mendapatkan promosi ke tim pabrikan Yamaha, menemani Jorge Lorenzo. 

Bersama pabrikan Yamaha, ia mampu mencetak kemenangan pertamanya yang juga menjadi satu-satunya kemenangan yang Ia raih di MotoGP pada seri Assen tahun 2011.

Sayang kariernya tak bertahan lama, ia memutuskan pensiun setelah mengalami cedera bahu yang berkepanjangan.

Menurut Spies, mesin-mesin Superbike dan MotoGP sangat berbeda. 

Bahkan kondisi ini sangat menyulitkan pembalap dari Superbike yang mencoba mencicipi kejuaraan MotoGP untuk beradaptasi dengan cepat.

"Proses belajarnya cukup sulit ketika Anda beralih dari Kejuaraan WorldSBK ke MotoGP, di mana levelnya lebih tinggi," jelas Spies dikutip dari Paddock-GP.

Tambahnya, perbedaan antara pembalap Superbike dan MotoGP sangat signifikan seperti masalah kecepatan dan menikung. 

Para pembalap Superbike yang ingin bergabung ke MotoGP perlu banyak belajar.

"Perbedaan antara MotoGP dan Kejuaraan Dunia Superbike sangat besar. Butuh waktu untuk belajar. Lebih mudah untuk mendorong motor Superbike ke batasnya," bebernya. 

"Di MotoGP, limitnya sangat tinggi. Anda harus banyak bekerja untuk menemukan limit ini," ucap mantan pembalap Yamaha tersebut," lanjutnya.

Ben Spies juga menuturkan bahwa pembalap-pembalap dari Moto2 dan Moto3 lebih cepat beradaptasi ketika naik ke kelas MotoGP.

"Orang-orang yang datang dari Moto3 dan Moto2 memiliki keuntungan yang jelas. Tidak ada keraguan tentang itu. Itu karena cara kerja motor-motor mereka sedikit mirip," tutup Ben Spies.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Richardo
Richardo

Richardo

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU