Siapa yang Bisa Hentikan Marquez di MotoGP? Rins: Saya Tak Tahu!
Pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, menilai Marc Marquez akan tetap bersaing di barisan depan meski kondisinya tak fit. (Dok. MotoGP)
Sport

Siapa yang Bisa Hentikan Marquez di MotoGP? Rins: Saya Tak Tahu!

Marquez memang tak terbendung.

Sabtu, 15 Februari 2020 07:38 WIB 15 Februari 2020, 07:38 WIB

INDOZONE.ID - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, tak terbendung dalam balapan MotoGP. Bahkan, dia sukses menyabet gelar juara dunia empat musim terakhir secara beruntun. 

Secara total, Marquez sudah enam kali menjadi juara dunia MotoGP sejak pertama kali bergabung dengan Repsol Honda pada musim 2013. 

Tak ada pembalap yang mampu mematahkan dominasi Marquez dengan motor Honda RC213V miliknya sejak MotoGP 2016. The Baby Alien seperti pembalap dari planet lain.

"Apakah ada di antara kami yang bisa mengalahkan dia (Marquez)? Saya tak tahu," ujar pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, saat ditanya soal keperkasaan rivalnya itu. 

Pembalap asal Spanyol itu mengatakan, beberapa pembalap pernah mengalahkan Marquez dalam sebuah balapan. Termasuk saat Rins yang sukses mengasapi Marquez di Sirkuit Silverstone, Inggris, pada MotoGP 2019. Namun, dia tak yakin ada pembalap yang mampu secara konsisten bisa melakukan itu. 

"Quartararo telah berusaha dengan baik pada bagian akhir musim lalu," tuturnya.

Pada MotoGP 2020, peluang pembalap lain untuk menghentikan dominasi Marquez cukup terbuka. Pasalnya, pembalap berusia 26 tahun tersebut tidak dalam kondisi fit pasca-operasi bahu. 

Meski demikian, Rins tak menilai itu bakal menguntungkan buat pembalap lain. Dia memprediksi kakak dari Alex Marquez itu akan tetap bersaing di baris depan. 

"Marc Marquez punya pengalaman bersama Honda. Dia tahu ambang batas dan sejauh mana dia bisa menggapainya. Sekarang dia tidak fit, tetapi di Qatar, dia akan berada di depan pastinya," kata Rins.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Muhammad Wirawan Kusuma

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU