The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Menutup Karier MotoGP di Valencia, Valentino Rossi Berpamitan dengan Penggemar
Valentino Rossi dari Petronas Yamaha SRT setelah berkompetisi di balapan terakhirnya di MotoGP - Grand Prix Valencia, Minggu (14/11). (photo/REUTERS/Pablo Morano)
Sport

Menutup Karier MotoGP di Valencia, Valentino Rossi Berpamitan dengan Penggemar

Minggu, 14 November 2021 21:55 WIB 14 November 2021, 21:55 WIB

INDOZONE.ID - Valentino Rossi akhirnya menutup karier sebagai pebalap MotoGP di Grand Prix Valencia saat pebalap Ducati Francesco Bagnaia memenangi seri pemungkas musim tersebut pada Minggu (14/11).

Pada penampilan terakhirnya, Rossi berpamitan dengan para fan yang mengenakan atribut dan mengibarkan bendera kuning bernomor 46 di tribun.

Bagnaia, dan sejumlah anak didik Rossi di Akademi VR46 seperti Franco Morbidelli, Luca Marini, dan Enea Bastianini, melakukan penghormatan terakhir kepada sang mentor dengan mengenakan helm replika berlivery khusus bertemakan nomor 46.

Rossi menghentikan motornya di salah satu tikungan setelah finis P10 dan langsung diserbu oleh para marshal, para pebalap, dan juga para fan yang menyalaminya di akhir karier sang pebalap.

Sejumlah tokoh dunia seperti artis Tom Cruise, Keanu Reaves, juga para atlet seperti Lewis Hamilton, Max Verstappen, Roger Federer, dan mantan pesepak bola timnas Brazil Ronaldo, mengucapkan selamat pensiun kepada pebalap legendaris Italia itu.

Rossi mengklaim titel juara dunia pertamanya pada 1997, satu tahun setelah menjalani debut kelas 125cc, diikuti dengan gelar kelas 250cc pada 1999.

Baca juga: 4 Cara Membuat Google Form di HP dan Laptop Tanpa Aplikasi, Praktis!

Valentino Rossi dari Petronas Yamaha SRT setelah berkompetisi di balapan terakhirnya di MotoGP - Grand Prix Valencia,  Minggu (14/11). (photo/REUTERS/Pablo Morano)
Valentino Rossi dari Petronas Yamaha SRT setelah berkompetisi di balapan terakhirnya di MotoGP - Grand Prix Valencia, Minggu (14/11). (photo/REUTERS/Pablo Morano)

Setelah naik kasta ke kelas premier, Rossi menjadi runner-up di musim pertamanya pada 2000 sebelum merebut titel juara dunia terakhir dalam format kelas 500cc satu tahun berselang bersama Honda.

Dia kemudian menambah koleksi trofi juara MotoGP pada 2002, 2003, 2004, 2005, 2008, dan 2009, dua titel pertama diraih bersama Honda, sedangkan sisanya bersama Yamaha.

Ia  mengaku kecewa ia tak mampu menambah satu gelar lagi untuk titel kesepuluh dalam kariernya.

"Saya berjuang keras untuk titel kejuaraan ke-10... saya mampu membalap di level yang baik. Titel terakhir saya pada 2009 sudah cukup lama. Saya akan senang menang satu kejuaraan lagi tapi saya tak boleh mengeluh. Saya memiliki karier yang luar biasa," kata Rossi.

Bagi Rossi, pensiun hanya sebutan, bukan realitas, karena dia akan tetap disibukkan dengan aktivitas di trek.

Sebagai investasi masa depan, Rossi telah membangun Akademi VR46, dan tim VR46 miliknya akan debut di MotoGP tahun depan sebagai tim satelit Ducati.

Rossi juga ingin mencoba peruntungan mengendarai roda empat di GT Racing.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor
JOIN US
JOIN US