Kandaskan Adrian Halimi, Danny Masrin Rebut Trofi Match Play Nasional
Danny Masrin. (Yulius Martinus/OB Golf)
Sport

Kandaskan Adrian Halimi, Danny Masrin Rebut Trofi Match Play Nasional

Lewat pertarungan ketat

Richardo
Sabtu, 12 Oktober 2019 18:15 WIB 12 Oktober 2019, 18:15 WIB

INDOZONE.ID - Danny Masrin berhasil menjuarai “Credit Suisse Match Play Championship 2019 supported by JMC” yang berlangsung pada Jumat (11/10) di Gunung Geulis Golf & Country Club.

Pegolf berusia 27 tahun itu mengalahkan Adrian Halimi dengan skor telak 5&4 dalam turnamen match play yang tahun ini memasuki penyelenggaraan yang kedua bagi para pegolf profesional nasional.

Danny menembus final turnamen match play nasional yang berhadiah total Rp200 juta setelah menundukkan Elki Kow dengan 3&2 sehari sebelumnya. 

Sementara, Adrian yang bertemu Kim Jung Han di semifinal akhirnya lolos ke final untuk pertama kalinya setelah menang dengan skor 4&2 pada Kamis pagi. Keduanya melanjutkan pertandingan semifinal dengan 10 hole tersisa. 

Setelah istirahat lebih dari 30 menit, Danny dan Adrian memulai pertarungan di babak final. 

Danny mengambil kendali di hole kedua setelah all square di hole pertama. Lalu, skor bertambah menjadi 2 up di hole ketiga, dan bertambah lagi di hole 9 menjadi 3 up

Adrian sebenarnya sempat menipiskan skor ke 1 up di hole 7. Namun, hole 8 dan 9 ia mengakui keunggulan Danny. 

Di sembilan hole kedua, permainan Danny makin dominan. Usai mengambil poin di hole 10, Danny menambah lagi di hole 13, menjadi 5 up. Adrian pun mengakui kekalahannya di hole 14.

“Berhadapan dengan Adrian, kita sudah tahu kelebihan masing-masing. Di sembilan hole pertama, Adrian bisa memberikan perlawanan. Ia bisa mengambil tiga poin di tiga hole (1, 3 dan 6). Sayang, gagal dimanfaatkan,” kata Danny. 

Meski kalah, Adrian tidak terlalu kecewa. Ia cukup puas dengan penampilannya di match play dan masih sabar menanti gelar profesional pertamanya.

Dibanding Danny, kondisi Adrian memang lebih melelahkan. Setelah melanjutkan 10 hole untuk partai semifinal tersisa, ia kemudian bermain lagi 18 hole untuk final. Tenaganya pun sudah terkuras sejak bermain dari putaran 16.

“Meski demikian, saya sudah cukup senang dengan pencapaian sampai final tapi masih ingin improve lagi karena masih menunggu untuk bisa dapet kemenangan profesional pertama,” kata Adrian.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Richardo
Richardo

Richardo

Editor
ARTIKEL LAINNYA
LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU