The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Terkuak, Ini Alasan Atlet Pemenang Olimpiade Sering Gigit Medali Emas Mereka
Tradisi menggigit medali emas di Olimpiade (Reuters)
Sport

Terkuak, Ini Alasan Atlet Pemenang Olimpiade Sering Gigit Medali Emas Mereka

Seperti tradisi.

Rabu, 04 Agustus 2021 07:00 WIB 04 Agustus 2021, 07:00 WIB

INDOZONE.ID - Pemandangan seorang Olympian yang bergembira berdiri di atas podium sambil menggigit medali emas di antara gigi mereka adalah salah satu momen yang hampir selalu terjadi dan dapat dikatakan ikonik.

Di Olimpiade Tokyo 2020, di berbagai cabang olahraga banyak atlet yang menang dan mendapatkan medali emas melakukan pose menggigit medali.

Akun resmi Tokyo 2020 bahkan melangkah lebih jauh pada hari Minggu untuk mencoba mengingatkan orang-orang bahwa medali tersebut sebenarnya tidak dapat dimakan.

Baca Juga: Kalah dari Greysia/Apriyani, Ganda Putri China Bongkar Alasan Sering Teriak di Lapangan

"Kami hanya ingin mengonfirmasi secara resmi bahwa medali #Tokyo2020 tidak dapat dimakan," katanya.

"Medali kami terbuat dari bahan daur ulang dari perangkat elektronik yang disumbangkan oleh masyarakat Jepang. Jadi, Anda tidak perlu menggigitnya ... tapi kami tahu Anda akan tetap melakukannya."

Tetapi mengapa para atlet pemenang ini memutuskan untuk merayakan penobatan mereka dengan berpura-pura menggigit medali emas mereka?

David Wallechinsky, Anggota Komite Eksekutif Masyarakat Internasional Sejarawan Olimpiade, mengatakan kepada CNN pada 2012 bahwa itu mungkin upaya untuk memuaskan media.

"Ini menjadi obsesi para fotografer," kata Wallechinsky, salah satu penulis "The Complete Book of the Olympics." "Saya pikir mereka melihatnya sebagai foto ikonik, sebagai sesuatu yang mungkin bisa Anda jual. Saya tidak berpikir itu adalah sesuatu yang mungkin dilakukan oleh para atlet sendiri."

Tradisi sejak dahulu

Atlet gymnastic Amerika Serikat Jade Carey gigit medali emas (REUTERS/Lindsey Wasson)
Atlet gymnastic Amerika Serikat Jade Carey gigit medali emas (REUTERS/Lindsey Wasson)

Namun ternyata, dilansir dari Parade, dalam sejarahnya tradisi menggigit medali sudah lama dilakukan. Menggigit logam adalah tradisi

Bertahun-tahun yang lalu, menggigit logam—logam apa pun, bukan hanya medali dari Olimpiade adalah cara untuk menguji keasliannya. Selama demam emas California di akhir 1800-an, orang akan menggigit emas untuk menguji apakah itu asli. 

Teorinya adalah bahwa emas murni adalah logam yang lunak dan dapat ditempa. Jika gigitan meninggalkan bekas lekukan pada logam, kemungkinan besar itu nyata. Jika tidak, Anda bisa mematahkan gigi. 

Namun yang perlu diingat karena medali Olimpiade saat ini bukan emas murni, tes gigitan tidak lagi membantu.

Fenomena gigit medali tidak eksklusif untuk Olimpiade. Superstar tenis Rafael Nadal menjadi terkenal karena terlihat seperti ingin menggigit sebagian dari trofi yang dimenangkannya, khususnya Coupe des Mousquetaires yang merupakan trofi tunggal putra Prancis Terbuka.

Artikel Menarik Lainnya:


 

TAG
Fahmy Fotaleno
Lanjar Wiratri

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US