The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Banyak Poin Penalti, Max Verstappen Terancam Diskors 1 Balapan di F1 2022
Max Verstappen. (REUTERS/Hamad I Mohammed)
Sport

Banyak Poin Penalti, Max Verstappen Terancam Diskors 1 Balapan di F1 2022

Rabu, 05 Januari 2022 17:37 WIB 05 Januari 2022, 17:37 WIB

INDOZONE.ID - Juara Formula 1 (F1) musim 2021, Max Verstappen dilaporkan terancam larangan 1 balapan di musim 2022 akibat banyak mengoleksi poin penalti pada lisensi super FIA-nya.

Berdasarkan aturan, seorang pembalap F1 yang mengumpulkan 12 poin penalti sepanjang 12 bulan tahun akan mendapatkan hukuman larangan tampil 1 balapan.

Dilansir Daily Star, Selasa (4/1/2022), Verstappen kini sudah mengumpulkan 7 poin penalti akibat insiden di GP Italia, GP Rusia, GP Arab Saudi, dan GP Qatar tahun lalu.

Verstappen pertama kali mendapat poin penalti di F1 GP Italia, yang musim lalu digelar pada tanggal 12 September 2021.

Itu artinya, pembalap Belanda itu harus berhati-hati agar tidak mendapatkan tambahan 5 poin penalti lagi sebelum tanggal 12 September 2022, ketika poin penaltinya berkurang karena sudah lewat 12 bulan.

Apabila dirinya mendapatkan tambahan 5 poin penalti sebelum tanggal tersebut, maka ia akan mendapatkan hukuman larangan tampil di 1 balapan.

Mengingat situasi demikian, Verstappen harus waspada di sebagian besar Formula 1 2022. Pasalnya, sebelum tanggal 12 September 2022 ada 16 seri F1 yang akan berlangsung, dari total 23 balapan yang direncanakan.

Sementara itu, rival beratnya, Lewis Hamilton terbilang aman dan jauh dari acaman hukuman sebab hanya memiliki 2 poin penalti sepanjang musim 2021. Dua poin itu diperoleh pembalap Inggris tersebut dari insiden di GP Inggris.

Poin penalti Hamilton tersebut akan terhapus pada tanggal 18 Juli 2022, di mana ketika itu F1 2022 sudah menjalani 11 seri.

Baca Juga: Kemenangan Max Verstappen, Rekor Pembalap Termuda, dan Kontroversi Gelar Juara Dunia

Kendati begitu, Verstappen bukanlah pembalap dengan poin penalti tertinggi saat ini. Ada pembalap andalan AlphaTauri, Yuki Tsunoda, yang mengoleksi 18 poin.

Berbicara soal persaingan Verstappen dan Hamilton, gelar F1 2021 yang didapatkan pembalap Red Bull itu di GP Abu Dhabi sempat menuai kontroversi.

Kemenangannya diprotes oleh tim rival, Mercedes AMG Petronas.

Hal ini berawal dari Lap 58, saat Safety Car mulai masuk ke pit usai insiden Nicholas Latifi, Verstappen yang telah mengganti ban keras ke lunak langsung menyalip Hamilton.

Menurut Mercedes berdasarkan peraturan FIA, pembalap tidak dibenarkan menyalip saat berada di belakang Safety Car. Namun saat itu, Steward membolehkan Verstappen mendahului empat pembalap yang berada di depannya agar setidaknya bersisian dengan Hamilton.

Verstappen mendahului 4 pembalap itu karena dia melakukan pit stop untuk mengganti ban keras ke lunak.

Alhasil, Hamilton pun kehilangan rekor gelar F1 kedelapannya di GP Abu Dhabi yang menjadi balapan terakhir musim ini pada hari Minggu (12/12/2021) waktu setempat.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Aqmarul Akhyar
Laila Rahmi Batubara
JOIN US
JOIN US