The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Greysia/Apriyani Terbayang Rasa Trauma saat Lawan Wakil China di Final Olimpiade Tokyo
Greysia Polii/Apriyani Rahayu menangis usai menang di final Olimpiade Tokyo 2020. (ANTARA FOTO)
Sport

Greysia/Apriyani Terbayang Rasa Trauma saat Lawan Wakil China di Final Olimpiade Tokyo

Set pertama menegangkan.

Sabtu, 07 Agustus 2021 07:07 WIB 07 Agustus 2021, 07:07 WIB

INDOZONE.ID - Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengungkapkan beberapa momen krusial yang membuat mereka sempat dilanda rasa khawatir sebelum merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020.

Saat berhadapan dengan ganda putri China, Chen Qingchen/Jia Yifan, Greysia mengaku dirinya sempat dibayangi perasaan khawatir dengan perolehan skor. Maklum saja di set pertama, Chen/Jia nyaris mengejar selisih skor mereka.

"Momen krusial di set pertama kita udah leading terus kami dikejar mendekati poin ke-19. Yang membuat ini krusial karena trauma kami pernah ada di posisi kita sudah unggul tapi terkejar," ujar Greysia Polii dalam jumpa pers virtual yang digelar PBSI.

"Pada saat itu saya sudah tidak berpikir macam-macam tapi mikir gimana cara keluar dari tekanan dikejar," tambahnya.

Beruntung meski ganda putri China sempat memepet dengan skor 20-19, Greysia/Apriyani akhirnya menututp set pertama dengan kemenangan 21-19. Berlanjut di set kedua, mereka memastikan medali emas setelah menang 21-15.

"Set kedua kita sebenarnya mau lapangan tempat ganda putri China hampir semua orang suka di situ eh malah kita yang dapat posisi yang kita tidak harapkan tapi saya bilang sama Apri. Kita jangan bilang kalah angin," tambah Greysia.

Apriyani di sisi lain juga teringat dengan momen bagaimana ganda putri China yakni Jia Yifan yang meminta challenge saat mereka sudah sempat berselebrasi ketika menutup set kedua dengan skor 21-15. 

"Saya gak melihat posisi bola, Kak Greys yang bisa lihat bola. Kita udah selebrasi jangan sampe kita udah selebrasi eh ternyata masuk ya Kak Greys bilang 'kayaknya out'. Tapi gak kebayang kalo udah selebrasi tau-tau bola masuk," canda Apri.

Beruntung hasil challenge memastikan jika shuttlecock dari ganda putri China keluar lapangan hingga akhirnya Greysia/Apriyani mengklaim kemenangan untuk merebut medali emas Olimpiade Tokyo setelah menang 21-19 dan 21-15.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Lanjar Wiratri
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US