The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Profil Uchida Sudirman, Bek Persija yang Raih Medali Emas Muaythai PON Papua
Uchida Sudirman meraih medali emas di PON Papua (Instagram @uchidude)
Sport

Profil Uchida Sudirman, Bek Persija yang Raih Medali Emas Muaythai PON Papua

Berkarier di bela diri dan sepak bola.

Jumat, 08 Oktober 2021 16:06 WIB 08 Oktober 2021, 16:06 WIB

INDOZONE.ID - Atlet Muaythai yang juga merupakan bek Persija Jakarta, Uchida Sudirman, berhasil meraih medali emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Berikut prorfil singkat Uchida yang mendapatkan dua medali di ajang olahraga empat tahunan tersebut.

Uchida merupakan atlet kelahiran Jakarta, 25 Maret 2003, itu meraih medali emas di kelas Seni Waikru Putra setelah menaklukkan wakil Papua. Ia pun mendapat medali perunggu di kelas Fight -73 kg. 

Sebelum meraih medali emas di PON Papua, Uchida juga sudah mengharumkan Merah Putih di ajang SEA Games 2019 dengan merebut medali perunggu di  cabang olahraga muaythai untuk nomor waikru.

Olahraga muaythai sudah dikenal Uchida sejak ia masih kecil mengingat profesi sang ayah yang merupakan pegiat olahraga tersebut dan juga menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia. 

Baca Juga: PON Papua: Triyaningsih Belum Berencana Pensiun dari Atletik

Mewakili DKI Jakarta, kontroversi sempat mengiringi langkah Uchida ketika ia berhadapan dengan Devan Febra Ananta dari kontingen Kaltim pada 29 September 2021 lalu. 

Kontingen Kaltim mengajukan banding berkaitan dengan putusan wasit dan juri saat pertandingan semifinal muaythai PON XX Papua kelas 73 kg putra yang mempertemukan Devan Febra Ananta (Kaltim) menghadapi Uchida ( DKI) di Gedung Olahraga (GOR) Sekolah Tinggi Teologi Gereja Injili Di Indonesia (STT GIDI) Papua, Jumat pada Kamis (29/9/2021).

Pada pertandingan tersebut, wasit dan juri memutuskan kemenangan untuk Uchida dengan kemenangan angka dalam pertarungan tiga ronde.

Padahal, lanjut Budi, petarung Kaltim Devan telah menjatuhkan Uchida pada ronde pertama dan pelatihnya sempat melemparkan handuk ke dalam ring tanda telah menyerah.

tlet Muaythai Provinsi Kalimantan Timur, Devan Febra Ananta akhirnya bisa menembus babak final di kelas 73kg, setelah Dewan Hakim PB PON XX Papua memutuskan memenangkan banding kuasa hukum kontingen Kaltim pada sidang Dewan Hakim di Hotel FOX Jayapura.

Prestasi dan Persija

Tak hanya muaythai, Uchida juga pernah meraih perunggu dalam ajang kejuaraan dunia Wushu Junioe 2010. Atlet 18 tahun itu juga pernah mencicipi tangan dingin pelatih Fakhri Husaini di Timnas Indonesia U-16 saat Piala Asia pada 2018 lalu bersama Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi.  

Meski tak diturunkan, namun Uchida tetap mendapatkan pengalaman berharga. Ia juga merupakan bagian dari skuar Persija Jakarta dan punya kesempatan menembus Timnas. Uchida memastikan dirinya tak akan meninggalkan sepak bola meski sukses meraih medali emas di PON Papua.

“Terima kasih kepada semua pihak yang selalu membantu saya. Terima kasih kepada manajemen Persija yang memberikan kelonggaran kepada saya untuk bisa berkarier di dua cabang olahraga. Alhamdulillah saya bisa balas dengan prestasi. Mungkin bukan yang terbaik tapi saya sudah berusaha maksimal,” tutur Uchida seperti dilansir dari situs resmi Persija.

“Pastinya dengan saya bergabung di skuad utama Persija bisa jadi pemberat ke mana saya akan berkarier. Mungkin 3-5 tahun ke depan saya akan lebih fokus untuk menggapai tujuan saya di sepak bola. Ada Piala Dunia U-20 2023, saya ingin menjadi bagian dari itu,” kata jebolan timnas U-16 tersebut.

Kini Uchi pun sudah tak sabar untuk bergabung dengan Alfriyanto Nico dkk. dalam persiapan menuju seri 2 Liga 1. “Saya menunggu instruksi dari manajemen terkait jadwal latihan. Yang pasti saya sudah siap setelah PON ini,” ucapnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Lanjar Wiratri
JOIN US
JOIN US