The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kebugaran Fisik Pemain Timnas Indonesia Dikhawatirkan Menurun usai Karantina 10 Hari
Para pemain timnas Indonesia. (ANTARA FOTO/Humas PSSI)
Soccer

Kebugaran Fisik Pemain Timnas Indonesia Dikhawatirkan Menurun usai Karantina 10 Hari

Tapi tetap jalani aturan negara.

Selasa, 04 Januari 2022 09:38 WIB 04 Januari 2022, 09:38 WIB

INDOZONE.ID - Karantina selama 10 hari setelah berkompetisi pada Piala AFF 2020 di Singapura dinilai dapat menurunkan kebugaran fisik para pemain tim nasional (timnas) Indonesia.

Pasalnya, selama karantina di hotel,  para pemain termasuk official wajib tinggal di kamar dan tidak dapat beraktivitas di luar hotel termasuk sekadar jogging.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi, Senin (3/1/2022). 

"Jika begitu, pemain perlu tiga bulan untuk meningkatkan kembali kondisi fisiknya seperti semula," kata Yunus dikutip dari Antara.

Lebih lanjut lagi, Yunus merasa situasi demikian merugikan lantaran sebagian pemain akan melanjutkan persiapan menuju Piala AFF U-23 2022 di Kamboja yang digelar pada 14-26 Februari 2022.

Baca Juga: Mandul Gol, Shin Tae-Yong Ungkap Penyebab Striker Timnas Minim Kontribusi di AFF 2020

Selain itu, para pemain juga harus memperkuat klub masing-masing pada putaran kedua Liga 1 Indonesia 2020 yang dimulai pekan pertama Januari 2022.

Kendati begitu, Yunus Nusi menegaskan pihaknya mematuhi aturan pemerintah Indonesia untuk tetap menjalani karantina guna mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia.

"Kami menghargai dan menghormati aturan negara untuk karantina," imbuhnya.

Bukan hanya itu, Sekjen PSSI juga menjelaskan soal penyambutan timnas Indonesia oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan di hotel pada Minggu (2/1/2022).

Dia berpikir, kebijakan Iriawan menemui langsung Evan Dimas dan kawan-kawan tak perlu dipermasalahkan lebih jauh karena yakin timnas Indonesia, baik pemain maupun ofisial, dalam keadaan aman karena mereka menjalani sistem gelembung selama 1 bulan di Singapura dan dites usap PCR setiap 3 hari sekali.

"Jadi, apa salahnya jika timnas disambut oleh Ketua Umum? Kami semua sudah dites PCR dan hasilnya negatif. Sebenarnya, jika memungkinkan, kami tak perlu lagi karantina di Indonesia. Namun, kami tetap menjalaninya," pungkasnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Ristuyana
Laila Rahmi Batubara
JOIN US
JOIN US