The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Presiden FIFA Usulkan Israel dan Palestina Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2030
Gianni Infantino saat kunjungan ke Israel (Twitter @Isaac_Herzog)
Soccer

Presiden FIFA Usulkan Israel dan Palestina Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2030

Demi perdamaian.

Kamis, 14 Oktober 2021 10:04 WIB 14 Oktober 2021, 10:04 WIB

INDOZONE.ID - Presiden FIFA, Gianni Infantino mengusulkan Israel untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030 bersama dengan negara tetangga mereka di Arab, termasuk Palestina.

Infantino mengungkapkan prospek turnamen sepak bola terbesar di dunia itu untuk dipentaskan di Israel dan negara Arab ketika bertemu dengan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett selama kunjungan pertamanya ke negara itu.

Baca Juga: 6 Ilmuwan Simulasikan Kehidupan di Mars di Kawah Ramon Israel

“Dalam diskusi mereka, kepala FIFA mengemukakan gagasan bahwa Israel akan menjadi tuan rumah #WorldCup pada tahun 2030, bersama dengan negara-negara lain di kawasan itu, terutama dengan Uni Emirat Arab,” Tulis seorang juru bicara Bennett di Twitter.

Berbicara tentang prospek tersebut, Infantino mengutip perjanjian damai yang ditandatangani tahun lalu antara Israel, UEA, dan Amerika Serikat.

Ide menggelar Piala Dunia di Israel dan Palestina yang masih terus berkonfilik itu sebenarnya sudah muncul sejak era FIFA masih berada di bawah Sepp Blatter. Ia  berpikir sepak bola dapat membantu mengakhiri konflik Israel-Palestina dan berpotensi memberi FIFA Hadiah Nobel Perdamaian.

Infantino berkata: “Mengapa kita tidak bisa memimpikan Piala Dunia di Israel dan tetangganya?

“Dengan Kesepakatan Abraham, mengapa kita tidak melakukannya di sini di Israel dengan tetangganya di Timur Tengah dan Palestina?”

Usulan Presiden FIFA untuk menggelar Piala Dunia di Israel dan negara tetangganya menjadi 'pukulan' untuk Inggris dan Irlandia yang berhasrat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030.

Kunjungan Infantino ke Israel tidak berjalan baik dengan Palestina, yang membatalkan pertemuannya dan Asosiasi Sepak Bola Palestina setelah dia muncul di dua acara yang diselenggarakan oleh seorang pejabat yang terkait dengan mantan presiden AS Donald Trump. Termasuk di dalamnya pembukaan The Friedman Center for Peace through Strength di Museum of Tolerance yang didirikan oleh David Friedman.

Pihak Palestina marah atas hubungan dengan mantan duta besar AS dan kebijakannya hingga mereka memutuskan hubungan dengan AS. Infantino juga terus mempertahankan rencana FIFA untuk Piala Dunia dua tahunan.

Menolak kritik bahwa menggelar turnamen lebih sering akan mengancam status bergengsi turnamen itu sendiri dia berkata: “Prestise sebuah acara tergantung pada kualitasnya, bukan frekuensinya. Anda memiliki Super Bowl setiap tahun, Wimbledon atau Liga Champions setiap tahun, dan semua orang bersemangat dan menunggunya.”

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Lanjar Wiratri
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US