The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Mas Nawi, Tokoh Pendamai Aremania-Bobotoh Gugur dalam Tragedi Kanjuruhan
Mas Nawi saat menjamu perwakilan Bobotoh di rumahnya (Foto: Twitter/@toptobs)
Soccer

Mas Nawi, Tokoh Pendamai Aremania-Bobotoh Gugur dalam Tragedi Kanjuruhan

Rabu, 05 Oktober 2022 16:06 WIB 05 Oktober 2022, 16:06 WIB

INDOZONE.ID - Tragedi Kanjuruhan meninggalkan luka mendalam untuk semua pihak, termasuk kelompok suporter Persib Bandung, Bobotoh. Apalagi, salah satu korban jiwa dalam tragedy nahas itu adalah tokoh pendamai Aremania dan Bobotoh.

Sosok yang dimaksud adalah Mas Nawi. Beliau adalah salah satu Aremania yang menjaga perwakilan Bobotoh saat Persib tandang ke markas Arema FC, Stadion Kanjuruhan, Minggu 11 September 2022. Perlu diketahui, pertandigan itu berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan tim tamu.

Ketua Viking Frontline Tobias Ginanjar pun membeberkan kebaikan Mas Nawi dalam sebuah utas di twitter-nya @toptobs, Minggu 2 Oktober 2022. Dia menyertakan dua foto di utas tersebut yang salah satunya memperlihatkan Mas Nawi saat menjamu perwakilan Bobotoh di rumahnya.

Baca Juga: Panitia Laga Arema dan LIB Dinilai Layak Sanksi Pidana Terkait Tragedi Kanjuruhan

Tobias cukup terpukul dengan meninggalnya Mas Nawi. Sebab, dia berniat membalas kebaikan Mas Nawi saat Arema FC tandang ke markas Persib Bandung, Stadion Gelora Bandung Lautan Api, pada paruh kedua Liga 1 2022-2023.

“Salah satu yang meninggal adalah Mas Nawi, salah satu dari banyak Aremania yang concern membantu menjaga Bobotoh, dari kedatangan sampai kepulangan ketika di Malang,” cuit Tobias, dikutip pada Rabu (5/10/2022).

“Ini momen perwakilan bobotoh berkunjung ke rumah Mas Nawi, di sana kita dijamu makan nasi goreng, waktu itu saya bilang nanti di Bandung gantian ya mas saya yang traktir makan, tapi kayanya hal itu ga akan terwujud,” lanjutnya dalam keterangan pada foto yang menampilkan Mas Nawi saat menjamu perwakilan Bobotoh di rumah beliau.

Tobias pun mendoakan Mas Nawi dan korban jiwa lainnya beristirahat dalam damai. Dia pun berharap, kejadian seperti ini tidak terulang lagi di masa depan.

Baca Juga: Bahas Tragedi Kanjuruhan dengan Gianni Infantino, Jokowi: Keputusan di Tangan FIFA

“Selamat jalan Mas Nawi dan semua Aremania yang menjadi korban meninggal dunia di pertandingan kemarin, walaupun terdengar klise, tapi kalimat ‘Semoga kejadian ini menjadi yang terakhir dan tidak ada lagi korban melayang dalam pertandingan sepakbola’ benar-benar bisa terwujud,” ungkap Tobias.

Hingga sekarang, sebanyak 131 nyawa melayang dalam tragedi usai Arema FC kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya itu. Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan pun tengah berusaha menguak apa yang terjadi pada malam nahas tersebut.

Artikel Menarik Lainnya:

Punya Tempat Spesial untuk Indonesia, Tragedi Kanjuruhan Iris Hati Carolina Marin

Rayakan Ultah Anak Sebelum Kickoff, Satu Keluarga Ini Selamat dari Tragedi Kanjuruhan

Tragedi Kanjuruhan, Ribuan Orang Tuntut Iwan Bule Mundur sebagai Ketum PSSI






TAG
JOIN US
JOIN US