The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Cekcok dengan Pelatih, Hakim Ziyech Dicoret dari Skuad Maroko di Kualifikasi Piala Dunia
Hakim Ziyech. (photo/REUTERS/JASON CAIRNDUFF)
Soccer

Cekcok dengan Pelatih, Hakim Ziyech Dicoret dari Skuad Maroko di Kualifikasi Piala Dunia

Jumat, 03 September 2021 10:48 WIB 03 September 2021, 10:48 WIB

INDOZONE.ID - Hakim Ziyech telah dikeluarkan dari skuad Maroko untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 mendatang, setelah dia terlibat cekcok dengan pelatih Vahid Halilhodzic.

Pemain berusia 28 tahun itu bisa dibilang sebagai pesepakbola Maroko yang paling berprestasi, setelah baru-baru ini memenangkan Liga Champions bersama Chelsea.

Namun, hal itu tidak menghentikan keputusan Halilhodzic untuk mencoret sang gelandang dari skuad untuk pertandingan penting melawan Sudan dan Guinea.

Pasalnya, Ziyech dituding pelatihnya menolak bermain melawan Ghana pada Juni padahal dinyatakan fit oleh tim medis.

Akan tetapi, Ziyech berpendapat dia masih cedera dan tidak bisa turun ke lapangan sehingga terlibat perselisihan dengan Halilhodzic.

"Perilakunya dalam dua pertandingan terakhir, terutama yang terakhir, bukanlah seorang pemain tim nasional yang sebagai pemimpin tim harus menjadi panutan yang positif," kata Halilhodzic kepada The New Arab.

“Dia datang terlambat dan setelah itu, dia bahkan menolak untuk bekerja. Tidak ada gunanya membahasnya setelah itu, sebagai pelatih jawabannya ada di sana untuk dilihat."

"Bagi saya, tim nasional di atas segalanya, tidak ada yang bisa menyanderanya."

Maroko sendiri akan memulai kualifikasi Piala Dunia kedua berturut-turut setelah tampil di turnamen sebelumnya di Rusia untuk pertama kalinya dalam 20 tahun.

Halilhodzic percaya bahwa mantan pemain Ajax itu tidak sepenuhnya berkomitmen untuk tim nasionalnya.

"Pertama kali dalam karir kepelatihan saya, saya telah melihat perilaku yang mengecewakan saya. Seorang pemain yang menolak untuk bermain, diakui sebagai pertandingan persahabatan, dengan dalih bahwa dia terluka," tambahnya.

“Staf medis melakukan beberapa pemeriksaan dan mengatakan dia bisa bermain. Dia kemudian menolak pemanasan di babak kedua karena kecewa menjadi pemain pengganti."

"Bagi saya, perilaku seperti itu tidak dapat diterima. Anda tidak bisa curang dengan tim nasional. Anda 100 persen di sana atau tidak."

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Putri
Laila Rahmi Batubara
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US