Sarri Nilai Timnya Terlalu Sering Dihukum Penalti
Pelatih Juventus, Maurizio Sarri tengah memberikan instruksi kepada para pemainnya. (REUTERS/Alberto Lingria)
Soccer

Sarri Nilai Timnya Terlalu Sering Dihukum Penalti

Minggu, 23 Februari 2020 12:49 WIB 23 Februari 2020, 12:49 WIB

INDOZONE.ID - Gawang Juventus kembali robek lewat gol penalti saat bertandang ke markas SPAL di Stadion Paolo Mazza, Minggu (23/2/20) dini hari WIB. Pelatih Juventus, Maurizio Sarri mengatakan jika gawang timnya terlalu sering dibobol lewat penalti.

Dalam laga itu, Juventus meraih kemenangan 2-1. Gol-gol Juventus dicetak oleh Ronaldo di menit ke-39 dan Aaron Ramsey di menit ke-60.

Sedangkan gol tuan rumah dicetak oleh Andrea Petagna melalui titik penalti di menit ke-70.

Penalti itu didapat SPAL usai Daniele Rugani melanggar Simone Missiroli. Awalnya wasit Federico La Penna tak bergeming atas pelanggaran tersebut. Namun setelah mendapat informasi dari VAR, dia pun menghadiahi penalti untuk SPAL.

Sejauh ini, Juventus sudah lima kali kebobolan lewat tendangan 12 pas, di antaranya saat melawan Inter Milan (6/10), Lecce (26/10), AS Roma (12/1), Hellas Verona (8/2), dan terakhir SPAL (22/2).

"Kami terlalu banyak kebobolan lewat tendangan penalti. Hal itu tak wajar, sebab kami cenderung banyak bertahan di luar kotak penalti," kata Sarri seusai laga kepada Sky Sport Italia.

Sarri juga mengeluhkan kinerja VAR yang dinilainya kurang profesional. Hal itu dikarenakan wasit tak langsung memberikan penalti.

"Kami dihukum penalti oleh VAR saat VAR-nya sendiri tak bekerja di laga tadi," keluh Sarri.

"Sungguh tak adil jika VAR bisa membuat keputusan, bukan wasit. Lalu untuk apa ada wasit, untuk kejadian tadi?"

"La Penna mengatakan pada saya seusai laga, ia bilang hal itu tertulis dalam buku peraturan. Saya tak setuju, tapi begitulah keadaannya," sambung eks pelatih Chelsea dan Napoli itu.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Victor Median
JOIN US