The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tak Banyak Pelatih Sepak Bola Kulit Hitam, Legenda AC Milan Ini Sakit Hati Terpinggirkan
Clarence Seedorf bersama dengan istrinya, Sophia Makramati (Instagram)
Soccer

Tak Banyak Pelatih Sepak Bola Kulit Hitam, Legenda AC Milan Ini Sakit Hati Terpinggirkan

Selasa, 27 September 2022 03:15 WIB 27 September 2022, 03:15 WIB

INDOZONE.ID - Legenda AC Milan, Clarence Seedorf, mengungkapkan rasa sakit hatinya karena terpinggirkan sebagai seorang pelatih kulit hitam. Ia pun menyadari bahwa tak banyak pelatih sepak bola kulit hitam yang mendapat kesempatan menangani tim-tim besar Eropa.

Setelah pensiun sebagai pesepak bola pada 2014, Seedorf memulai karier sebagai pelatih. Adapun klub pertama yang ditanganinya adalah AC Milan pada Januari 2014.

Sayangnya, Seedorf hanya empat bulan menjadi pelatih Rossoneri. Karena gagal membuat Milan tampil bagus, Seedorf kemudian digantikan oleh Filippo Inzaghi.

Seedorf sebetulnya tidak masalah dipecat dari posisinya sebagai pelatih AC Milan. Namun, yang membuatnya sakit hati adalah ia tidak mendapat tawaran dari klub lain setelah itu.

“Saya bertanya pada diri sendiri mengapa saya tidak memiliki kesempatan lain di Italia, saya memiliki dua anak yang lahir di sini," kata Seedorf, dilansir dari Football Italia, Selasa (27/9/2022).

Baca Juga: Maguire Sering Dihujat, Mantan Pemain MU Ini Pasang Badan: Dasar Netizen Kurang Kerjaan!

“Saya tidak berpikir itu negara rasis, saya selalu mempertahankan itu dan saya pikir saya mengerti bagaimana itu. Ada rasisme (di Italia), tetapi bukan mengenai ini,” lanjutnya.

Pada medio 2014-2019, AC Milan sejatinya sering berganti-ganti pelatih. Namun, mereka yang dianggap gagal di Milan kemudian mendapat tawaran untuk menangani klub lain, termasuk Inzaghi.

Hal seperti itu tidak terjadi pada Seedorf sehingga membuat dirinya kesal. Padahal, ia yakin punya kemampuan sebagai seorang pelatih sepak bola.

Baca Juga: Dikritik karena Terlalu Pendek, Lisandro Martinez Beri Jawaban Berkelas

"Jika Anda melihat apa yang terjadi, ada sedikit dasar untuk memahami bahwa mereka yang datang setelah saya di Milan segera menemukan tim dan saya bahkan tidak mendapatkan tawaran. Setelah 20 tahun di Italia…” ujar Seedorf.

Ketika masih aktif sebagai pemain, Seedorf padahal dijuluki Il Professore. Ini menjadi sebuah ironi karena Sang Profesor ternyata tak mendapat kepercayaan sebagai pelatih.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Hendry Kurniawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US