The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Waduh! Ultras Tabok Fans Gegara Buat Perayaan Angkat Trofi AC Milan Tertunda
AC Milan juara Liga Italia 2021 2022. (REUTERS). Ultras menabok fans AC Milan. (Tangkapan layar/Twitter @@HooligansTV_eu)
Soccer

Waduh! Ultras Tabok Fans Gegara Buat Perayaan Angkat Trofi AC Milan Tertunda

Menanti 11 tahun

Selasa, 24 Mei 2022 10:22 WIB 24 Mei 2022, 10:22 WIB

INDOZONE.ID - Ultras AC Milan terlihat menabok sejumlah fans AC Milan, yang berhamburan ke lapangan sehingga membuat perayaan pengangkatan trofi juara Liga Italia 2021/2022 tim kesayangan mereka tertunda.

AC Milan menjadi juara Liga Italia musim 2021/2022 setelah mengalahkan Sassuolo 3-0 dalam pertandingan pekan terakhir yang berlangsung di Mapei Stadium, Minggu (22/5/2022).

Olivier Giroud menyumbangkan dua gol dalam pertandingan ini, dengan gol lainnya disumbangkan oleh Franck Kessie.

Tambahan tiga poin ini membuat Milan mengakhiri musim di puncak klasemen Liga Italia dengan 86 poin. Inter Milan, yang di saat bersamaan mengalahkan Sampdoria 3-0, harus finis sebagai runner-up dengan 84 poin.

Baca juga: Bakal Masuk Islam Bulan Ini, 5 Gaya Ganteng Azka Corbuzier Bikin Cewek Berdebar-debar

Ini merupakan Scudetto ke-19 bagi Milan dan sekaligus merebutnya dari rival satu kota. Terakhir kali mereka mendapatkannya pada musim 2010/2011 atau 11 tahun silam.

Penantian Panjang itu dirayakan oleh fans AC Milan dengan masuk ke dalam stadion. Namun, ulah mereka membuat acara pemberian trofi untuk Rossoneri, julukan AC Milan, menjadi tertunda.

Tak mau acara penyerahan trofi semakin tertunda, ultras (fans fanatik) AC Milan mulai turun tangan. Dalam sebuah video yang diunggah akun Twitter @HooligansTV_eu, terlihat sejumlah pria menabok fans AC Milan yang masuk ke dalam lapangan.

Para ultras itu tampak memukul kepala pada fans AC Milan yang berbuat ulah dengan masuk ke lapangan. 

“Setelah 11 tahun, AC Milan memenangkan kejuaraan (Liga Italia) dan fans yang bahagia berlari ke lapangan. Ketika para penggemar kembali ke tribun, beberapa dari mereka ‘iserang’ oleh ultras dari tim yang sama,” tulis akun tersebut yang dikutip, Selasa (24/5/2022).

“Alasannya: dihukum karena menunda upacara pemberian (trofi) AC Milan,” tambahnya.



Medali Pioli Dicuri

Sementara itu, pelatih AC Milan, Stefano Pioli mengatakan bahwa medali kemenangan miliknya dicuri saat perayaan di Stadion Mapei.

“Bantu saya menemukannya, itu satu-satunya yang saya miliki,” katanya menurut La Repubblica mengutip Football Italia.

“Medali pemenang saya dicuri, seseorang melepaskannya dari leher saya. Jika saya bisa mengajukan banding, saya akan berterima kasih, itu satu-satunya yang saya miliki, ” tambahnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dewi Kania
Rachmat Fahzry
JOIN US
JOIN US