The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

David Alaba, Lahir dari Ayah Nigeria dan Ibu Filipina Tapi Bela Timnas Austria
David Alaba. (photo/REUTERS/DEAN MOUHTAROPOULOS)
Soccer

David Alaba, Lahir dari Ayah Nigeria dan Ibu Filipina Tapi Bela Timnas Austria

Jumat, 18 Juni 2021 14:19 WIB 18 Juni 2021, 14:19 WIB

INDOZONE.ID - David Alaba menjadi kapten tim nasional Austria di EURO 2020 musim panas ini, tetapi calon bek Real Madrid itu sebenarnya terlahir dari ayah berkebangsaan Nigeria dan ibu asal Filipina.

Pemain 28 tahun itu telah mengantongi 83 caps untuk Austria ketika mereka menelan kekalahan 2-0 dari Belanda dalam pertandingan babak penyisihan grup C EURO 2020, Jumat (18/6/2021).

Bek yang baru-baru ini mengamankan kepindahannya ke Real Madrid sebelum kepergiannya dari Bayern Munich, melakukan debut internasionalnya untuk Austria pada tahun 2009 setelah mewakili mereka di level U-17, U-19 dan U-21.

Dia dilahirkan oleh ibu bernama Gina di ibu kota Austria, Wina pada Juni 1992, tetapi tidak satu pun dari orang tuanya adalah keturunan Austria.

Ayahnya George, prajurit berkulit hitam pertama Austria dan legenda musik di negara itu adalah seorang pangeran di Nigeria, sementara sang ibu, bekerja sebagai perawat yang berasal dari Filipina.

Setelah awalnya belajar ekonomi di Universitas Wina, Alaba Sr akhirnya keluar untuk fokus pada karirnya sebagai musisi.

Berkat ketenaran ayahnya yang bahkan dianugerahi kewarganegaraan Austria, Alaba dan saudara perempuannya Rose May ikut populer di usia muda.

Pada akhir 1990-an, George ingin kedua anaknya mengukir karir mandiri mereka sendiri.

Rose May memutuskan untuk mengikuti jejak ayahnya dan mengikuti pelajaran piano pada usia 8 tahun, sementara David memilih sepak bola.

Itu adalah pilihan yang berani dari seorang anak muda mengingat Austria kurang memperhatikan sepak bola secara umum pada waktu itu.

Namun, setelah menghabiskan 1 tahun dengan tim lokal SV Aspern, George mengenali potensi putranya dan dengan cepat mengatur agar dia bergabung dengan Austria Wina klub negara yang paling sukses pada usia 10 tahun.

Alaba naik peringkat di Wina dengan cepat dan pada usia 16, dia dilirik pencari bakat Bayern Munich yang sedang tur ke Austria.

Dia kemudian diundang untuk bermain dalam akademi muda Bayern, sebuah langkah yang terbukti sangat signifikan dalam karir sepakbolanya.

Setelah bermain di tim cadangan klub dan kemudian membuat 9 penampilan tim utama, Alaba menghabiskan musim 2010/11 dengan status pinjaman di Hoffenheim sebelum kembali menjadi anggota kunci tim Jupp Heynckes di Munich.

Selama dekade berikutnya, ia membuktikan diri sebagai anggota penting skuad Bayern dengan mencatatkan 431 penampilan, mencetak 33 gol, memenangkan 10 gelar Bundesliga, 6 DFP-Pokal, dan 2 Liga Champions.

Sementara itu, saudaranya Rose May suskes menjadi penyanyi dan penulis lagu dengan menorehkan posisi teratas di tangga lagu iTunes Austria selama lebih dari 4 minggu di tahun 2016.

Ternyata, privilege dan kesuksesan itu memang berbanding lurus, meski tak selamanya begitu, tapi Alaba dan keluarganya adalah salah satu contoh nyata.

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Laila Rahmi Batubara

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US