The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kenangan Pahit Martin Odegaard di Real Madrid, Banyak Uang tapi tak Punya Teman
Martin Odegaard. (REUTERS/Paul Childs)
Soccer

Kenangan Pahit Martin Odegaard di Real Madrid, Banyak Uang tapi tak Punya Teman

Kini bahagia di Arsenal.

Rabu, 18 Mei 2022 15:15 WIB 18 Mei 2022, 15:15 WIB

INDOZONE.ID - Pepatah 'uang tak bisa membeli kebahagiaan' menjadi pelajaran yang dipetik Martin Odegaard saat berkostum Real Madrid. Playmaker asal Norwegia itu kini bahagia di Arsenal setelah kurang lebih 6 tahun frustasi di ibu kota Spanyol.

Odegaard memang sukes menjadi bagian dari Los Blancos pada usia 16 tahun setelah meneken kontrak pada Januari 2015. Kala itu, dia sendiri mengaku jika itu adalah 'mimpi yang menjadi kenyataan'.

Namun, seiring berjalannya waktu, Real Madrid justru menjadi mimpi buruk bagi Odegaard. Dia kesulitan menembus skuad inti Madrid sehingga dipinjamkan ke klub-klub seperti Heerenveen, Real Sociedad, hingga Vitesse. Sang gelandang serang hanya membuat 11 penampilan senior untuk El Real.

Odegaard kemudian bergabung dengan Arsenal dengan status pinjaman pada Januari 2021 lalu. Pemain internasional Norwegia itu lalu mencetak gol pertamanya dalam kemenangan derby London utara atas Tottenham. Setelah itu, ia menyetujui perpindahan permanen musim panas lalu dalam kesepakatan senilai lebih dari 30 juta pounds.

Baca Juga: Menangis Tinggalkan Atletico Madrid, Ini 5 Momen Suarez Berlinang Air Mata di Sepak Bola

Kepala kelompok pendukung Arsenal di Norwegia, Bjorn Furuheim pun merefleksikan perjalanan karir sepak bola sang playmaker sejauh ini. Furuheim menguraikan bagaimana bintang muda itu mendapati dirinya terisolasi di Madrid meski menemukan kekayaan baru.

“Arteta mencintainya. Dia punya teman di Arsenal. Di Real Madrid — tidak ada teman. Dia bermain dengan tim kedua, dia mendapatkan banyak uang dan berlatih dengan tim pertama; bukan periode yang bagus untuknya. Saya mendengar begitu banyak orang mengatakan bahwa ketika dia datang ke Arsenal, semuanya berubah," kata Furuheim kepada The Athletic.

Furuheim yang juga bekerja sebagai kepala keamanan di bekas klub Odegaard, Stromsgodset juga menilai jika pemain berusia 23 tahun itu pindah ke klub yang tepat. 

“Sangat menyenangkan melihat klub saya, Arsenal, bisa membuatnya sebaik itu karena cara mereka memperlakukannya. Dia datang ke klub yang tepat. Ini seperti keluarga baginya. Semua orang perlu dijaga, bahkan pemain kelas super super," imbuhnya.

Kepindahan Odegaard ke Arsenal sejauh ini terbukti keputusan tepat mengingat peningkatan performanya di bawah asuhan Mikel Arteta. Bahkan, Arteta tak segan memuji sang gelandang.

"Martin bagi kami adalah pemain yang sangat penting, itu pasti. Dia menunjukkan itu setiap minggu. Dia fenomenal untuk diajak bekerja sama. Dia mengembangkan area permainannya yang kami diskusikan. Seluruh pola pikirnya, cara dia mempersiapkan diri, cara dia memperlakukan orang, cara dia bermain, persis seperti yang kami inginkan dari seorang pemain Arsenal," tutur pelatih asal Spanyol itu.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Laila Rahmi Batubara
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US