The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Rekrutan Terbaik Manchester City di Era Sheikh Mansour, Sergio Aguero Salah Satunya
Sergio Aguero (Instagram/@kunaguero)
Soccer

Rekrutan Terbaik Manchester City di Era Sheikh Mansour, Sergio Aguero Salah Satunya

Kamis, 16 Desember 2021 18:57 WIB 16 Desember 2021, 18:57 WIB

INDOZONE.ID - Sergio Aguero telah mengumumkan dirinya pensiun dari sepak bola di usia 33 tahun, Rabu (15/12/2021) dalam konferensi pers di Camp Nou.

Masalah kesehatan yang dialaminya beberapa waktu lalu memaksanya untuk berhenti merumput selamanya. Aguero terpaksa diganti di tengah laga Barcelona kontra Deportivo Alaves di La Liga bulan Oktober lalu setelah merasa pusing dan sesak dada.

Sejak bergabung dengan Barcelona dari Manchester City musim panas tahun ini, Aguero hanya mencetak 1 gol hiburan di masa injury time dalam kekalahan dari Real Madrid di El Clasico Oktober lalu.

Kendati begitu, performanya selama di City akan selalu dikenang dan tidak diragukan lagi sebagai salah satu rekrutan terbaik klub di era kepemilikan Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan usai diboyong dari Atletico Madrid pada 2011.

Berikut pemain-pemain rekrutan terbaik Manchester City di era Sheikh Mansour di mana Aguero termasuk di dalamnya:

1. David Silva

Sering dianggap sebagai pemain terbaik City, playmaker lincah ini tiba dari Valencia seharga 25 juta pounds pada 2010 dengan posisi baru saja merengkuh trofi Piala Dunia bersama Spanyol. 

Silva telah menjadi bagian integral dari setiap kemenangan gelar City sejak itu. Bersinar dalam susunan pemain Roberto Mancini yang kuat, mempesona sebagai inspirasi kreatif di bawah asuhan Manuel Pellegrini hingga tetap terpakai di era kepelatihan Pep Guardiola.

Setelah kontraknya berakhir pada tahun 2020, Silva memilih pindah ke Real Sociedad dan berpamitan di depan para penggemar City di Stadion Etihad.

2. Yaya Toure

Sempat dicemooh sebagai gelandang bertahan dengan harga yang terlalu mahal ketika ia bergabung dari Barcelona seharga 24 juta pounds di musim yang sama dengan Silva, Toure bisa membuktikan diri.

Baca Juga: Resmi Gantung Sepatu, Bagaimana Sergio Aguero Menikmati Masa Pensiunnya?

Kehadirannya di lini tengah City terbukti berdampak positif di mana pemain asal Pantai Gading itu mencetak 20 gol Liga Premier dalam perjalanan menuju gelar pada 2013-14.

3. Sergio Aguero

Aguero mencetak 30 gol atau lebih di semua kompetisi dalam 5 musim terpisah selama membela City di mana ia mencetak 16 hat-trick. 

Dia juga menjadi pemain luar Inggris yang mencetak gol terbanyak di Liga Premier dalam 1 klub.

Aguero akan selamanya dikenang berkat golnya yang memenangkan Manchester City di injury time saat melawan Queens Park Rangers (QPR) pada laga pekan terakhir yang membuat The Citizens mengunci gelar perdana Liga Premier musim 2011/12.

City asuhan Roberto Mancini kala itu wajib memenangi pertandingan jika ingin menjadi juara karena koleksi poin mereka sama dengan rival sekota, Manchester United.

Dengan beberapa detik tersisa sebelum bubaran, tendangan keras Aguero usai menerima sodoran Mario Balotelli mengoyak gawang QPR dan mereka menang dengan skor 3-2 di Etihad Stadium.

4. Kevin De Bruyne

Banyak yang tidak menyangka ketika City memecahkan rekor transfer mereka untuk membawa Pemain Terbaik Bundesliga dari Wolfsburg pada Agustus 2015 setelah gagal di Chelsea. 

Bintang Belgia, De Bruyne segera membayar biaya transfernya yang senilai 55 juta pounds dengan kerja keras yang membuatnya menjadi mesin assist City.

De Bruyne menjadi pemain paling menonjol di bawah asuhan Pep Guardiola saat City meraih kejayaan Liga Premier pada musim 2017/18, 2018/19 dan 2020/21, sementara itu cederanya di final Liga Champions musim lalu merupakan pukulan besar bagi Citizens yang menelan kekalahan 1-0 dari Chelsea.

5. Ederson  

Pelatih Pep Guardiola menghabiskan banyak uang untuk memperkuat pertahanan saat ia merombak skuad yang ditinggalkan oleh Pellegrini dan membawa Ederson.

Menggantikan Claudio Bravo, kiper asal Brazil itu terbukti mumpuni menjaga gawang City. Kemenangan pasukan Guardiola atas Wolves, Sabtu (11/12/2021) lalu di Liga Premier menjadi clean sheet ke-100 tim hanya dalam 212 pertandingan.

6. Ruben Dias

Dengan kepergian Vincent Kompany pada 2019, City berjuang untuk mencari penggantinya sebagai benteng kokoh di lini belakang pada musim berikutnya. 

Memang, dia telah mencetak gol yang brilian dan penting saat tim Guardiola mengalahkan Liverpool dalam perburuan gelar musim 2018-19.

Namun, mereka menemukan penerus Kompany setahun kemudian dengan pembelian Ruben Dias senilai 65 juta pounds dari Benfica. 

Bek tengah itu telah membuktikan diri sebagai tembok dalam pertahanan kuat City. Dia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Tahun Ini oleh FWA setelah musim pertamanya bersama City dan menandatangani kontrak baru berdurasi 6 tahun pada bulan Agustus lalu.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Ristuyana
Laila Rahmi Batubara
JOIN US
JOIN US