The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Gelandang San Diego Loyal Buka Suara Soal Cercaan Homofobik yang Ditujukan Padanya
Collin Martin, gelandang San Diego Loyal yang mendapat cercaan homofobik dari pemain Phoenix Rising. (photo/Instagram/@cm7md)
Soccer

Gelandang San Diego Loyal Buka Suara Soal Cercaan Homofobik yang Ditujukan Padanya

Jumat, 02 Oktober 2020 11:17 WIB 02 Oktober 2020, 11:17 WIB

INDOZONE.ID - Collin Martin, gelandang San Diego Loyal, akhirnya buka suara perihal cercaan homofobik yang membuat timnya meninggalkan pertandingan saat melawan Phoenix Rising, Rabu malam.

Cercaan homofobik tersebut dilakukan oleh Junior Flemmings pemain Rising yang diduga ditujukan pada Martin yang merupakan seorang gay.

Martin mengklaim Flemmings memanggilnya 'bocah gila'.

Dia juga menghargai solidaritas rekan setimnya yang memutuskan tidak bersedia melanjutkan pertandingan meski mereka sedang memimpin skor 3-1.

Dalam keterangan di media sosial Instagram-nya, Martin pun memberikan penjelasannya tentang apa yang terjadi.

“Dalam pertandingan semalam melawan Phoenix Rising, Junior Flemmings memanggil saya 'Bati Boy', yang merupakan cercaan homofobik yang dapat diterjemahkan menjadi 'f *****'.tulis Martin di akun Instagram @/cm7md.

“Ini bukan pertama kalinya saya mendengar cercaan homofobik ini, tapi ini adalah pertama kalinya dalam 8 tahun karir saya cercaan itu diarahkan kepada saya di pertandingan."

“Selama penghentian permainan, saya mencoba memberi tahu wasit bahwa cercaan gay telah diarahkan kepada saya, namun dia bingung dan mengira saya memanggilnya gay - karena itulah saya diberi kartu merah."

“Setelah wasit menjelaskan kepada ofisial keempat dan pelatih saya apa yang telah terjadi, Flemmings datang dan mengatakan kepada saya bahwa dia tahu saya pria gay tapi dia bilang itu bukan penghinaan. Dia berusaha menyangkal apa yang dikatakannya."

“Mengapa dia mengatakan hinaan itu kepada saya jika dia tahu saya gay?"

“Keputusan kolektif rekan dan pelatih saya untuk keluar dari lapangan adalah solidaritas dan kehilangan pertandingan menunjukkan dukungan mereka kepada saya dan apa yang dijunjung organisasi ini."

“Pada akhirnya, saya berharap ini bisa menjadi contoh lain bahwa kita masih harus menempuh jalan panjang dalam mendidik diri sendiri dan menyingkirkan kebencian dalam permainan.”


Artikel Menarik Lainnya

TAG
JOIN US
JOIN US