The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Anelka Sebut 'Benci' Kehidupan di Madrid dan Ingin Bertahan di Liverpool
Nicolas Anelka. (realmadrid.com)
Soccer

Anelka Sebut 'Benci' Kehidupan di Madrid dan Ingin Bertahan di Liverpool

Jumat, 07 Agustus 2020 10:48 WIB 07 Agustus 2020, 10:48 WIB

INDOZONE.ID - Nicolas Anelka menjadi subjek film dokumenter baru dan berbicara tentang masalah yang dia alami saat masih berkostum Real Madrid. 

Mantan striker Prancis itu mengungkapkan bahwa dia "membenci" kehidupan di Real Madrid dan ingin pindah permanen ke Liverpool setelah dipinjamkan selama setahun di klub itu.

Anelka memang menghabiskan satu tahun di ibukota Spanyol setelah hengkang dari Arsenal pada 1999. Tetapi dia hanya berhasil cetak 2 gol dalam 19 penampilan La Liga dan 2 gol dalam 10 pertandingan Liga Champions.

Dalam film dokumenter Netflix itu, dia mengaku ingin tinggal bersama The Reds lebih lama karena tidak tahan dengan kehidupan di Santiago Bernabeu.

"Saya mengerti apa artinya menjadi bintang ketika saya bergabung dengan Real Madrid tapi saya membencinya," ungkap Anelka.

"Para penggemar Liverpool berpikir saya tidak ingin tinggal, padahal saya ingin tetap di Liverpool saja. Ini klub di mana saya bisa melakukan hal-hal hebat," sambungnya.

Anelka pun lantas menceritakan pengalaman buruknya saat bermarkas di Santiago Bernabeu. Dia merasa seperti tidak diinginkan dan tidak disambut baik di sana.

“Setelah konferensi pers, saya pergi ke ruang ganti. Saya sampai di sana lebih dulu, duduk, tetapi pemain terus mendatangi saya dan berkata: 'Itu tempat saya'. Saya akan mengatakan: ‘Oh, maaf. Dapatkah saya duduk di sini? 'Dan kemudian pemain lain akan muncul dan berkata:' Itu tempat saya.

“Itu terjadi mungkin 20 kali. Saya hanya berpikir: ‘Apa yang saya lakukan di sini? Ini akan menjadi permusuhan '. Apa yang saya alami hari itu seperti awal dari mimpi buruk," lanjutnya.

Anelka juga merasa tertekan di usia muda saat masih di Madrid. Tekanan datang setiap hari dari berbagai penjuru, mulai dari media, lapangan, hingga jalanan.

"Ada begitu banyak tekanan. Mulai dari media dan lapangan semuanya tidak bagus. Saya tidak bisa memiliki kehidupan pribadi. Saya tidak bisa berbuat apa-apa. Umurmu masih 20 tahun tapi tidak bisa bebas berjalan di jalanan. Semua yang Anda lakukan dibicarakan, semua yang Anda beli muncul di koran pada hari berikutnya,” tutur Anelka.

Artikel Menarik Lainnya

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US