The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Banding Ditolak, PSG Pati Dipastikan Gagal Promosi ke Liga 1
Pemain PSG Pati kostum merah hitam saat melakukan selebarasi setelah mencetak gol ke gawang Hizbul Wathan FC (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)
Soccer

Banding Ditolak, PSG Pati Dipastikan Gagal Promosi ke Liga 1

Mainkan pemain yang dihukum

Jumat, 19 November 2021 15:50 WIB 19 November 2021, 15:50 WIB

INDOZONE.ID - Klub Liga 2, PSG Pati, dipastikan gagal promosi ke Liga 1 setelah Komite Banding PSSI menolak banding klub tersebut. PSG Pati tetap mendapat hukuman pengurangan poin karena melakukan pelanggaran yakni menurunkan pemain yang tengah disanksi.  

Komite Banding PSSI menguatkan keputusan Komite Disiplin (Komdis) PSSI soal sanksi yang diberikan kepada klub Liga 2, PSG Pati atas pelanggaran menurunkan pemain yang tengah disanksi dalam laga versus Persis pada 3 November 2021.

"Menguatkan keputusan Komite Disiplin PSSI," sebut Komite Banding PSSI, dikutip dari laman PSSI di Jakarta, Kamis (19/11/2021).

Baca Juga: Nadya Arifta Temani Kaesang Nonton Laga Persis Solo vs PSG Pati

PSG Pati memainkan I Gede Sukadana saat melawan Persis dalam lanjutan laga Grup C Liga 2 2021 di Stadion Manahan, Solo, Rabu (3/11/2021), yang berakhir dengan skor imbang 1-1.

Keputusan itu dinilai sebagai kekeliruan oleh Komdis PSSI lantaran Sukadana tengah menjalani sanksi tiga kali larangan bermain.

I Gede Sukadana menerima hukuman itu saat memperkuat PSMS pada putaran pertama Liga 2. Ketika hijrah ke PSG Pati, Sukadana baru satu kali menjalani sanksi tersebut.

Komdis pun menjatuhkan tiga sanksi kepada PSG yakni dinyatakan kalah 0-3 dari Persis, mendapatkan potongan tiga poin di klasemen dan denda Rp90 juta.

Manajemen PSG Pati pun mengajukan banding atas vonis tersebut pada 11 November 2021. Namun, Komite Banding PSSI justru memperkuat keputusan Komite Disiplin.

PSG Pati pun harus menunaikan semua sanksi yang sudah diberikan. Mereka juga diingatkan agar tidak mengulangi kesalahan serupa karena itu dapat berujung pada hukuman yang lebih berat.

Hukuman tersebut membuat PSG Pati yang dimiliki oleh YouTuber Atta Halilintar kini hanya meraih empat poin setelah sebelumnya mengoleksi delapan poin. PSG Pati hanya unggul satu angka dari klub Hizbul Wathan FC yang ada di dasar klasemen,

Menanggapi hal tersebut, pihak PS Pati yang klubnya juga dikenal sebagai AHHA PS PAti itu mengaku kecewa.

“Peluang untuk ke babak 8 Besar sudah tertutup. Kini tim harus berjuang untuk menjauh dari zona degradasi,” kata manajer PSG Pati, Arfan Afif, dalam keterangannya, Kamis (18/11/2021) malam.

Namun PSG Pati menerima keputusan tersebut dan akan menjadikannya sebagai pelajaran agar lebih baik di musim depan.

“Sebuah kabar yang tentunya menyedihkan untuk kami yang sedang berjuang untuk dapat lolos ke babak 8 Besar. Namun keputusan ini harus dihormati dan tim harus berjuang lebih keras lagi di dua laga tersisa,” tambahnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Lanjar Wiratri
JOIN US
JOIN US