The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Diduga Bekerja Secara Ilegal,  Bodyguard Kembar Ronaldo Diselidiki
Ronaldo dan 2 bodyguardnya yang merupakan mantan pasukan khusus di Afghanistan (SunSport)
Soccer

Diduga Bekerja Secara Ilegal, Bodyguard Kembar Ronaldo Diselidiki

Bodyguardnya mantan tentara pasukan khusus elit di Afghanistan.

Rabu, 01 Desember 2021 13:40 WIB 01 Desember 2021, 13:40 WIB

INDOZONE.ID - Dua bodyguard Cristiano Ronaldo dilaporkan sedang diselidiki pihak berwenang Portugal karena diduga bekerja secara ilegal.

Sergio dan Jorge Ramalheiro, tentara kembar yang merupakan mantan pasukan khusus elit yang bertugas di Afghanistan baru-baru ini terungkap sebagai bodyguard bintang Manchester United itu.

Keduanya kemudian menjadi bagian dari unit perlindungan dekat PSP (Policy Safety Public) Portugis yang bertugas mengawasi orang-orang seperti politisi dan hakim.

Majalah selebriti Portugis Flash mengklaim tentara kembar itu telah disewa oleh Ronaldo setelah mereka meminta cuti dan tidak digaji dari polisi PSP untuk mengejar kepentingan lain.

Tetapi, surat kabar Portugis, Observador, kini kakak beradik itu sedang diselidiki atas tuduhan bahwa mereka memberikan perlindungan tertutup yang tidak sah di negara asal mereka.

Tentara kembar itu pun dilaporkan berpeluang menghadapi proses disipliner ketika mereka kembali ke PSP.

Baca Juga: Jadi Bodyguard Ronaldo, Tentara Kembar Ini Ternyata Mantan Pasukan Khusus di Afghanistan

Juru bicara PSP sendiri enggan berkomentar mengenai penyelidikan terhadap Ramalheiro bersaudara.

"Kami tidak mengomentari kasus yang sedang diselidiki," katanya.

Kedua bodyguard tersebut masuk tahap penyelidikan setelah 2 kali terlihat bekerja untuk Ronaldo di Lisbon.

PSP diyakini telah menyusun dua laporan untuk cabang investigasi kantor kejaksaan Portugal.

Menurut penuturan orang dalam PSP, seseorang yang bekerja di keamanan swasta tanpa lisensi polisi di Portugal bisa dipenjara antara 1 sampai 5 tahun. Selain itu, bagi yang sengaja mempekerjakan pengawal tanpa izin juga dapat dikenai tuntutan di Portugal.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Ristuyana
Laila Rahmi Batubara
JOIN US
JOIN US