The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Soal Kelanjutan Liga 1 2022/2023, PSSI Masih Nantikan Restu dari Pemerintah
Logo PSSI. (pssi.org)
Soccer

Soal Kelanjutan Liga 1 2022/2023, PSSI Masih Nantikan Restu dari Pemerintah

Jumat, 28 Oktober 2022 20:43 WIB 28 Oktober 2022, 20:43 WIB

INDOZONE.ID - Induk sepak bola PSSI menunggu "lampu hijau" dari pemerintah untuk melanjutkan Liga 1 musim  2022-2023 yang dihentikan sementara sejak 2 Oktober 2022. Hal itu tak lepas dari terjadinya peristiwa berdarah di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 135 orang.

"Kami terus berkoordinasi karena izinnya dari pemerintah," ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, seperti disadur dari Antara, Jumat (28/10/2022).

PSSI
Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Sementara menanti perkembangan, Iriawan mengatakan bahwa pihaknya berkonsentrasi untuk mempersiapkan kompetisi tersebut.

Menurut pria yang akrab disapa Iwan Bule itu, operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah memiliki beberapa pilihan terkait jalannya Liga 1 ke depan.

Baca Juga: Soal Desakan Publik, Exco PSSI: Gak Jantan Kalau Iwan Bule Mundur

"LIB akan memaparkan opsi-opsi itu kepada kami," tutur Iriawan.

Liga 1 Indonesia musim 2022-2023, ditambah Liga 2 dan Liga 3, rencananya akan digelar lagi pada akhir November 2022 atau setelah Gugus Tugas Transformasi Sepak Bola Indonesia menelurkan aturan baru terkait keamanan dan keselamatan di stadion.

Gugus tugas itu beranggotakan perwakilan dari FIFA, AFC, PSSI, Pemerintah Indonesia dan Polri. Akan tetapi, sampai berita ini diturunkan, belum ada titik terang soal jadwal tersebut.

Baca Juga: Main Fun Football, Presiden FIFA dan Ketum PSSI Mochamad Iriawan Saling Unjuk Gigi

Sebelumnya, Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan bentukan Pemerintah Indonesia mengeluarkan rekomendasi soal keberlanjutan liga-liga di Indonesia.

Tim yang diketuai Menkopolhukam Mahfud MD itu merekomendasikan agar Liga 1, 2 dan 3 Indonesia tidak diizinkan berlangsung selama belum ada perubahan signifikan tentang tata kelola kompetisi oleh PSSI.

TGIPF, dalam dokumen yang dikeluarkan pada 14 Oktober 2022 itu, juga merekomendasikan jajaran Exco PSSI, termasuk Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas jatuhnya ratusan korban, baik meninggal maupun luka-luka, akibat peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Mochamad Rezhatama Herdanu
JOIN US
JOIN US