The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Koeman Dipecat, Berikut 'Rapor' Pelatih Asal Belanda Itu Selama di Barcelona
Ronald Koeman (REUTERS/SERGIO PEREZ)
Soccer

Koeman Dipecat, Berikut 'Rapor' Pelatih Asal Belanda Itu Selama di Barcelona

Kamis, 28 Oktober 2021 17:59 WIB 28 Oktober 2021, 17:59 WIB

INDOZONE.ID - Ronald Koeman telah resmi dipecat dari jabatannya sebagai pelatih kepala Barcelona, Kamis (28/10/2021) dini hari WIB menyusul awal yang buruk musim ini. 

Kekalahan 1-0 Barca di tangan Rayo Vallecano dalam lanjutan La Liga, Kamis (28/10/2021) dini hari WIB menjadi laga terakhir pelatih asal Belanda itu di tim Catalan.

Koeman sebelumnya didatangkan untuk menggantikan Quique Setien pada Agustus 2020 dan mengantarkan Barca meraih trofi Copa del Rey di musim pertamanya, meski mereka finis ketiga di LaLiga dan tersingkir di babak 16 besar Liga Champions, serta kalah di final Supercopa de Espana dari Atletic Bilbao. 

Kemudian, ia diharapkan dapat memantapkan kapalnya dalam menghadapi berbagai tantangan keuangan yang memengaruhi pemasukan dan pengeluaran di Barca, tetapi setelah hanya memenangkan 39 dari 67 pertandingannya sebagai pelatih, mantan bos Southampton, Everton, dan Belanda itu dibebaskan dari masa tugasnya.

Total 12 hasil imbang dan 16 kekalahan selama 14 bulan Koeman menangani Barca, dengan 138 gol untuk dan 75 gol.

Lantas, apakah 'rapor' Koeman selama masa jabatannya di Camp Nou buruk? Berikut ulasannya yang dihimpun dari Stats Perform.

Dari semua pelatih yang memimpin Barca sejak kepergian Pep Guardiola pada 2012, Koeman memiliki persentase kemenangan terendah (58,2 persen), bahkan di bawah pendahulunya Setien (64 persen).

Baca Juga: Koeman Didepak Barcelona, Ancelotti: Dipecat adalah Bagian dari Pekerjaan

Koeman juga satu-satunya bos Barca yang mempunyai catatan rata-rata kurang dari 2 poin per pertandingan di LaLiga (1,96 PPG), sekali lagi, ia berada di belakang Setien (2,21 PPG).

Selain itu, di era kepelatihan Koeman, Lionel Messi benar-benar menjadi 'tulang punggung' tim.

Meskipun hengkang ke Paris Saint Germain (PSG) di musim panas, Messi masih mencetak hampir 2 kali lebih banyak gol daripada pemain Barca lainnya selama Koeman sebagai pelatih (38), telah menciptakan lebih banyak peluang daripada pemain manapun (117), telah mengambil lebih dari 2 kali lebih banyak tembakan daripada siapa pun lainnya (271) dan masih berada di urutan kedua dalam assist (12), di belakang hanya Jordi Alba (15).

Musim ini, Barcelona juga memulai LaLiga tanpa kemenangan dalam 4 pertandingan tandang pertama mereka untuk pertama kalinya sejak 1991-92, ketika Johan Cruyff memimpin. Mereka juga gagal mencetak gol dalam 3 pertandingan tandang liga berturut-turut untuk pertama kalinya sejak Februari 2003.

Barca pun tidak mampu mencapai target di babak pertama melawan Real Madrid atau Rayo Vallecano, yang merupakan kali kedua dalam 19 musim LaLiga terakhir mereka melakukannya secara beruntun.

Selama masa pemerintahan Koeman, Barca terpaut 12 poin dari posisi juara di LaLiga, hanya Frank Rijkaard (29) dan Ernesto Valverde (26) yang memiliki rekor lebih buruk dalam hal itu.

Di sisi lain, Koeman telah memberikan banyak peluang bermain kepada bintang-bintang masa depan Barcelona, ??khususnya kemunculan Pedri.

Wonderkid berusia 18 tahun itu adalah pemain keempat yang paling sering digunakan dalam masa kepemimpinan Koeman, bermain 56 pertandingan, hanya di belakang Sergio Busquets (63), Frenkie De Jong (62) dan Jordi Alba (57). 

Mantan gelandang Las Palmas itu jelas diuntungkan dengan kepercayaan seperti itu, maka tak heran ia kini menjadi bintang bagi klub dan negaranya, Spanyol.

Sementara itu, Ansu Fati bermain lebih sedikit secara signifikan di bawah komando Koeman (16) tetapi itu dikarenakan sang pemain cedera.

Sedangkan wonderkid lainnya, Gavi tampaknya mengikuti jejak Pedri setelah diberi 11 peluang oleh Koeman dan bahkan sudah mendapatkan caps pertamanya untuk Spanyol.

Dia memecahkan rekor sebagai pemain Spanyol termuda dan menjadi starter El Clasico termuda sejak pergantian abad ketika dia masuk dalam starting XI Barca pada hari Minggu (24/10/2021) dalam kekalahan 2-1 dari Real Madrid.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Laila Rahmi Batubara
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US