The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kenapa Aturan Baru HandBall Begitu Diperdebatkan? Mungkinkah Diubah?
Ilustrasi pertandingan Liverpool vs Leeds United. (REUTERS/PHIL NOBLE)
Soccer

Kenapa Aturan Baru HandBall Begitu Diperdebatkan? Mungkinkah Diubah?

Kamis, 01 Oktober 2020 14:06 WIB 01 Oktober 2020, 14:06 WIB

INDOZONE.ID - Sepak bola agaknya memang begitu menarik dari berbagai sisi.

Bukan sekedar permainan, olahraga ini juga diikat oleh berbagai aturan.

Salah satunya hukuman handball yang biasanya berujung penalti.

Aturan handball baru diluncurkan oleh IFAB menjelang musim 2019-2020 dan ada beberapa perubahan kecil menjelang musim 2020-2021 usai menuai perdebatan.

Keputusan handball telah menjadi sumber beberapa momen paling kontroversial dalam sepak bola.

Misalnya 'Tangan Tuhan' Diego Maradona kontra Inggris di Piala Dunia 1986, atau 'Tangan Gaul' Thierry Henry melawan Republik Irlandia di Dunia 2010 Piala play-off.

Aturan diubah dalam upaya untuk menghindari kontroversi seperti itu. Jadi mengapa ada begitu banyak keresahan tentang perubahan tersebut?

Yuk simak ulasannya yang dihimpun dari Goal International.

Mengapa aturan handball yang baru begitu diperdebatkan?

Pelatih Crystal Palace mengkalim bahwa aturan baru handball "merusak permainan".

Aturan baru telah menjadi sumber kekhawatiran karena secara efektif menghilangkan kebutuhan akan pelanggaran handball sehingga banyak berbuah penalti.

Persepsi seperti yang diungkapkan oleh Hodgson telah diwarnai berbagai insiden di mana penalti diberikan ketika pemain secara tidak sengaja menyentuh bola di dalam kotak penalti saat bertahan.

Selain penalti, banyak yang merasa jengkel dengan fakta bahwa sejumlah gol telah dikesampingkan setelah identifikasi handball yang tidak disengaja.

Di masa lalu, beberapa kejadian handball marjinal mungkin terlewatkan atau wasit mungkin telah membuat keputusan tentang masalah tersebut.

Namun, fakta bahwa insiden semacam itu kini diawasi secara ketat oleh VAR selama setiap pertandingan, bersama dengan desakan FIFA pada penerapan aturan yang ketat dan konsisten, membuatnya menjadi sorotan.

Pelanggaran handball meningkat di seluruh pertandingan, termasuk di Liga Premier, Serie A dan La Liga.

Apa aturan handball saat ini?

IFAB mendefinisikan pelanggaran handball dalam ketentuan berikut untuk musim 2020-2021:

Pelanggaran handball terjadi jika seorang pemain:

  • Sengaja menyentuh bola dengan tangan/lengannya, termasuk menggerakan tangan / lengannya ke arah bola
  • Mencetak gol ke gawang lawan langsung dari tangan / lengannya, meskipun tidak disengaja, termasuk oleh kiper
  • Setelah bola menyentuh tangan / lengan mereka atau rekan satu tim, meskipun tidak disengaja
  • Mencetak gol di gawang lawan
  • Menciptakan peluang mencetak gol
  • Menyentuh bola dengan tangan / lengan
  • Tangan / lengan berada di atas / di luar bahu mereka (kecuali pemain dengan sengaja memainkan bola yang kemudian menyentuh tangan / lengan mereka)
  • Pelanggaran di atas berlaku bahkan jika bola menyentuh tangan / lengan pemain langsung dari kepala atau tubuh (termasuk kaki) pemain lain yang berada di dekatnya.

Hal-hal berikut bukan termasuk handball meski bola menyentuh tangan / lengan pemain:

  • Langsung dari kepala atau tubuh pemain itu sendiri (termasuk kaki)
  • Langsung dari kepala atau tubuh (termasuk kaki) pemain lain yang berada di dekatnya
  • Jika tangan / lengan dekat dengan tubuh dan tidak membuat tubuh lebih besar secara tidak wajar
  • Ketika seorang pemain jatuh dan tangan / lengan berada di antara tubuh dan tanah untuk menopang tubuh, tetapi tidak diperpanjang secara lateral atau vertikal menjauh dari tubuh
  • Dalam menentukan pelanggaran handball, area lengan dari bagian bawah ketiak juga diperhitungkan.

Akankah aturan handball baru diubah lagi?

Besar kemungkinan tekanan akan meningkat pada pembuat undang-undang sepak bola, seperti IFAB terkait kejelasan tentang aturan handball.

Meski mungkin perlu beberapa waktu agar perubahan dipertimbangkan dan diberlakukan di seluruh dunia, asosiasi nasional punya opsi untuk mengubah beberapa undang-undang, tapi harus menginformasikan kepada IFAB.

Liga Premier sangat vokal dalam menentang aturan handball seperti yang berlaku dan tampaknya organisasi Inggris akan berada di garis depan dari setiap agitasi untuk perubahan.

Menurut laporan ESPN September 2020, misalnya, wasit Liga Inggris akan diinstruksikan untuk 'melunakkan' penerapan aturan handball.

Artikel Menarik Lainnya

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US