The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Bikin Kontrak Pemain Sesuka Hati Jadi Penyebab Kondisi Keuangan Barcelona Mengerikan
Barcelona saat kalah lawan Bayern Munchen di Liga Champions (REUTERS/Albert Gea)
Soccer

Bikin Kontrak Pemain Sesuka Hati Jadi Penyebab Kondisi Keuangan Barcelona Mengerikan

Skema kontrak yang sembrono.

Sabtu, 18 September 2021 07:01 WIB 18 September 2021, 07:01 WIB

INDOZONE.ID - Perpanjangan kontrak pemain Barcelona yang berantakan dan sembrono saat Josep Maria Bartomeu menjadi presiden dituding menjadi penyebab kacaunya struktur keuangan Barcelona.

Menurut Radio Catalunya, kontrak pemain yang di-acc alias disetujui oleh mantan presiden Josep Maria Bartomeu melumpuhkan situasi keuangan Barcelona.

Baca Juga: Sempat Sombong, Ronald Koeman Kini Pasrah dengan Nasib Barcelona

Kontrak yang ditawarkan kepada pemain saat itu memiliki struktur yang berkembang. Ini menyiratkan bahwa nilai perjanjian meningkat setiap tahun dan upah naik secara bersamaan. Hal tersebut disebut menghancurkan klub secara finansial.

Kontrak dengan struktur seperti itu telah ditawarkan kepada semua pemain yang menandatangani perjanjian saat Barca masih dipimpin Bartomeu, terutama di tahun-tahun terakhirnya sebagai presiden dan juga kepada para pemain yang memperbarui kontrak selama periode yang sama.

Kontrak ini menjanjikan para pemain hanya gaji nominal di tahun pertama, tetapi gaji yang jauh lebih tinggi dari musim-musim berikutnya. Pemain pertama yang ditandatangani dengan kontrak tersebut adalah Philippe Coutinho.

Seperti pemain lain, gajinya meroket dalam dua tahun terakhir. Frenkie de Jong, Samuel Umtiti, Gerard Piqué, Jordi Alba, Sergi Roberto, dan Sergio Busquets juga pemain yang diikat kontrak dengan skema yang sama.

Peningkatan pendapatan yang dijanjikan di tahun-tahun berikutnya dilaporkan setinggi 40-50%, angka yang sulit dipercaya. Bonus ini biasanya dalam bentuk bonus Loyalitas yang membuat anggota dewan klub Barcelona kelimpungan.

Situasi keuangan klub sudah dalam posisi yang sangat mengerikan karena hal tersebut. Joan Laporta yang menggantikan Bartomeu sebagai presiden akhirnya memutuskan memotong upah dengan nilai yang sama pada pemain Barcelona dengan bernegosiasi terlebih dahulu dengan kapten dan kemudian dengan pemain lain.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Lanjar Wiratri

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US