The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Soal Lempar Tanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD Sentil Banyak Pihak!
Mahfud MD sentil banyak pihak karena ada lempar tanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan (Foto: Instagram/@mohmahfudmd)
Soccer

Soal Lempar Tanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD Sentil Banyak Pihak!

Rabu, 12 Oktober 2022 14:01 WIB 12 Oktober 2022, 14:01 WIB

INDOZONE.ID - Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF), Menkopolhukam Mahfud MD, buka suara soal lempar tangggung jawab tragedi Kanjuruhan. Lempar tanggung jawab itu melibatkan PSSI, PT LIB, panpel (panitia peaksana), pihak keamanan, dan pihak pemegang hak siar.

Melalui instagram-nya @mohmahfudmd, dia menilai penyelenggaraan sepak bola nasional agak kacau. Dia menyatakan, itu membahayakan sepak bola nasional karena nyawa orang yang menjadi taruhan.

“Rekomendasi Tim Gabungan Independen Pencarian Fakta (TGIPF) Kanjuruhan belum dikeluarkan, masih akan didiskusikan hari ini. Tapi, bahwa terjadi saling menghindar dari tanggung jawab operasional lapangan antara pihak federasi, pengelola liga, panitia pelaksana, pihak keamanan, hingga penyelenggara siaran, menjadi bukti, bahwa penyelengaraan Liga Sepak Bola Nasional agak kacau,” tulis Mahfud MD, Rabu (12/10/2022).

Baca Juga: LPSK Serahkan Hasil Investigasi Tragedi Kanjuruhan ke TGIPF: Dibuka ke Publik pada Kamis

“Membahayakan bagi dunia persepak bolaan kita. Nyawa manusia dibuat pertaruhan karena tak ada jaminan keselamatan yang maksimum,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, kericuhan terjadi usai Arema FC kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu 1 Oktober 2022, malam WIB. Demi mengamankan kondisi, pihak keamanan menembakkan gas air mata.

Sayangnya, tindakan itu justru memperkeruh kondisi. Suporter Arema FC panik sehingga terjadi penumpukan di pintu keluar Stadion Kanjuruhan.

Baca Juga: Laporan TGIPF soal Tragedi Kanjuruhan akan Diserahkan ke Presiden Jumat Pekan Ini

Hingga kini, tercatat 132 orang meninggal dunia dalam tragedi nahas tersebut. Setelah dilakukan investigasi, enam tersangka telah ditetapkan yang salah satunya adalah Direktur Utama (Dirut) PT LIB, Akhmad Hadian Lukita.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US