The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Penjelasan Lengkap Jordi Amat Pilih JDT saat Ramai Batalkan Naturalisasi, Netizen Terbelah
Jordi Amat. (Instagram/@jordiamat5)
Soccer

Penjelasan Lengkap Jordi Amat Pilih JDT saat Ramai Batalkan Naturalisasi, Netizen Terbelah

Bukan karena uang

Kamis, 30 Juni 2022 03:01 WIB 30 Juni 2022, 03:01 WIB

INDOZONE.ID - Pemain naturalisasi Jordi Amat, memberikan penjelasan mengenai alasannya memilih bergabung ke klub Malaysia, Johor Darul Takzim (JDT). Netizen pun terbelah menyikapi keputusan bek berdarah Makassar-Spanyol tersebut.

Jordi Amat pun resmi diresmi diperkenalkan sebagai pemain bari JDT, Rabu (29/6/2022). Dia akan mengisi kuota pemain asing JDT dari zona ASEAN. 

Sejumlah pihak menganggap Jordi Amat hanya memanfaatkan statusnya sebagai pemain naturalisasi agar bisa bergabung ke JDT.

Melalui aku Instagram-nya, Jordi Amat menjelaskan bahwa keputusannya merapat ke JDT bukan karena uang. 

Ia juga menuturkan, kepindahannya ke JDT karena ingin adaptasi dengan sepak bola Asia. Apalagi, klub tersebut memiliki fasilitas terbaik.

Berikut penjelasan lengkap Jordi Amat terkait pindah ke JDT, yang dilihat Indozone Rabu (29/6/2022):

“Halo semua follower yang saya hormati. Saya membuat pernyataan ini untuk menjelaskan bahwa mengapa saya memilih JDT sebagai tim baru saya.”

“Hal pertama yang ingin saya identifikasi adalah semua tuduhan yang salah terhadap saya, yang mengatakan bahwa saya ingin mendapatkan paspor Indonesia hanya untuk bisa bermain sebagai kuota Asia di tim baru saya, JDT. Saya ingin semua orang tahu bahwa sebelum saya mengambil keputusan ini, saya juga mendapatkan beberapa tawaran dari beberapa liga-liga kuat dari negara lainnya. Saya bergabung dengan JDT, bukan karena uang semata, alasan saya bergabung dengan Johor adalah berdasarkan usaha saya beradaptasi di Asia, karena kedekatan dengan Indonesia dan juga memungkinkan untuk berkompetisi di level tertinggi sepak bola Asia, karena JDT bersaing di ACL, Asian Champions League.”

“Johor hanya 2 perjalanan dari Indonesia menggunakan pesawat terbang, dan sepak bolanya masih bersaing di 16 besar ACL. Dengan undangan HRH Crown Prince of Johor (Tunku Ismail Sultan Ibrahim), saya bisa mengunjungi semua fasilitas mereka, dan saya bisa jamin kepada teman-teman semua bahwa fasilitas seperti ini belum saya pernah temui pada tim-tim saya sebelumnya. Teman-teman dan bekas kolega saya di Asia juga memberikan pendapat untuk bergabung dengan JDT, oleh karena semua saran dan pendapat ini akhirnya saya putuskan untuk bergabung dengan Johor.”

"Saya juga ingin menginformasikan bahwa nenek saya lahir, besar dan tinggal di Makasssar, Indonesia, di mana saya masih punya keluarga di sana, saya sangat bangga bisa membela tim nasional Indonesia, dengan tujuan saya adalah membantu tim nasional untuk membuat kalian bangga akan pencapaian kita di masa yang akan datang.”

"Saya harap teman-teman semua menghormati keputusan saya, saya meninggalkan Eropa, keluarga dan teman-teman. Saya rasa, saya sudah melakukan hal yang benar terhadap perjalanan baru sepak bola dalam hidup saya,” pungkasnya.

Netizen Terbelah

Pernyataan Jordi Amat membuat netizen memiliki pandangan yang berbedda dan terbelah. Ada yang memaklumi keputusan Jordi Amat, namun tak sedikit pula yang tak menerima keputusan pemain berusia 30 tahun itu.

“Saya setuju oleh Jordi amat, karena hidup itu pilihan, dan setiap pilihan itu belum tentu benar di mata semua orang, jadi pilih lah yg terbaik menurut dirimu sendiri, terima kasih atas cinta untuk Indonesia,” komentar @fiqirohmansyah11.

“Jepang Korsel kalo mau adaptasi,” timpal @setiawansk11 dengan memberikan emoji jempol ke bawah.

“Itu namanya kamu downgrade, ngga liat Egy (Maulana Vikri), Witan (Sulaeman) kah alesan deket, adaptasi di Asia blablabla,” balas @macanjak.

“Betul lah.. Jordi juga butuh adaptasi di cuaca Asia, kultur, gaya bermain, Dan dari Malaysia ke Indo jg dekat.. lagian masa pemain mau masuk Tim ke Negara tetangga ga boleh, kasiannya eh,” pandangan dari @temmy_jonathan.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Gema Trisna Yudha
Rachmat Fahzry
JOIN US
JOIN US